BARU: Helius mengakuisisi Light Protocol
Futarchy dan Tata Kelola: Pasar Prediksi Bertemu DAO di Solana
Blog/Riset

Futarchy dan Tata Kelola: Pasar Prediksi Bertemu DAO di Solana

Developer Experience Engineer0xIchigo di X0xIchigo di LinkedIn0xIchigo di GitHub
Bacaan 41 menit

Pengantar Futarchy

Tata kelola tradisional telah mengecewakan kita. Kita berada dalam zaman kegelapan gagasan yang sarat pesimisme, dengan anggapan bahwa solusi yang kita hasilkan tidak bermakna—tatanan dunia saat ini adalah yang terbaik yang kita miliki, puncak perkembangan manusia, dan itu sudah cukup baik. Namun, di tengah segala kekecewaan ini, secercah inovasi bersinar terang dan menawarkan pendekatan radikal terhadap tata kelola: Futarchy. Meski masih eksperimental, pendekatan ini menjanjikan berkat Meta-DAO—penerapan Futarchy pertama dalam praktik.

Artikel ini membahas semua hal yang perlu Anda ketahui tentang Futarchy dan Meta-DAO. Tujuannya adalah memberi pembaca pemahaman yang jelas tentang Futarchy, cara kerjanya, dan cara berpartisipasi dalam Meta-DAO. 

Konteks diberikan kapan pun diperlukan agar setiap pembaca yang tertarik dapat memahami artikel ini. Meski cakupannya menyeluruh, setiap bagian tetap ringkas—topik yang kompleks dipecah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan mudah dikelola sehingga siapa pun dapat langsung membuka bagian tertentu dan mulai belajar.

Saat artikel ini membahas berbagai tantangan dalam model tata kelola kita saat ini, menelusuri alternatif seperti Futarchy menjadi lebih dari sekadar latihan akademis—ini merupakan penelusuran penting atas masa depan pengambilan keputusan kolektif. Kita berada di ambang revolusi digital yang berlandaskan cita-cita akuntabilitas, aksesibilitas, transparansi, dan efisiensi. Futarchy dibangun di atas revolusi yang dijanjikan ini untuk mengantarkan era baru tata kelola.

Apa Itu Futarchy?

Analogi Singkat

Bayangkan Anda dan teman-teman mencoba menebak apakah besok akan hujan. Ada dua mangkuk berlabel “Ya, besok akan hujan” dan “Tidak, besok tidak akan hujan”. Masing-masing memasukkan uang ke mangkuk yang sesuai dengan keyakinannya. Jumlah uang dalam setiap mangkuk menunjukkan seberapa kuat kelompok Anda meyakini bahwa besok akan hujan. Skenario ini menyerupai pasar mini, tempat “harga” (yaitu jumlah uang) di setiap sisi mencerminkan seberapa besar Anda dan teman-teman meyakini bahwa peristiwa tersebut (yaitu hujan besok) akan terjadi.

Analogi singkat ini penting untuk memahami Futarchy, yang mengandalkan aktivitas jual beli “taruhan” atas berbagai hasil. Harga taruhan ini berubah berdasarkan jumlah orang yang meyakini peristiwa tersebut akan terjadi dan seberapa kuat keyakinan mereka. Pada dasarnya, Futarchy memanfaatkan gagasan pasar prediksi untuk memandu pengambilan keputusan dalam sistem tata kelola.

Pasar Prediksi

Pasar prediksi membuat hasil peristiwa masa depan dapat diperdagangkan. Pasar ini terbuka, diperdagangkan di bursa, dan umumnya berbentuk opsi biner (yaitu pasar berdasarkan pilihan sederhana “ya” atau “tidak”). Harga pasar untuk suatu hasil mencerminkan probabilitas hasil tersebut menurut masyarakat yang memberikan suara atau bertaruh. Gagasan utamanya adalah bahwa pasar prediksi menghimpun keyakinan mengenai hasil masa depan yang belum diketahui. Trader dengan keyakinan berbeda membeli dan menjual kontrak yang terikat pada hasil masa depan yang belum diketahui untuk peristiwa tertentu. Harga pasar kolektif dari kontrak-kontrak ini merupakan ekspresi terpadu dari keyakinan masyarakat. Dengan kata lain, itulah hasil peristiwa yang diperkirakan akan terjadi oleh masyarakat. 

Agar dapat berfungsi secara efektif, pasar prediksi memerlukan:

  • Peristiwa yang jelas dan diketahui publik
  • Hasil yang mencakup semua kemungkinan
  • Oracle yang dapat diverifikasi secara publik untuk penyelesaian peristiwa
  • Mata uang (yaitu token jaminan)

Pasar prediksi berkembang berkat kejelasan dan kekhususan. Peristiwa harus didefinisikan untuk menghindari ambiguitas mengenai terjadi atau tidak terjadinya peristiwa tersebut. Kejelasan ini memastikan bahwa masyarakat dapat berdagang berdasarkan pemahaman bersama tentang hal yang mereka pertaruhkan. Misalnya, peristiwa seperti “Apakah Oppenheimer akan memenangkan Film Terbaik pada Academy Awards ke-96?” adalah peristiwa sederhana dengan penyelesaian yang dapat diverifikasi.

Kemungkinan hasil dalam pasar prediksi harus mencakup semua skenario potensial agar peristiwa dapat diselesaikan secara meyakinkan. Dengan contoh Oppenheimer, pasar opsi biner adalah pilihan paling masuk akal—“Ya,” Oppenheimer akan memenangkan Film Terbaik, atau “Tidak,” Oppenheimer tidak akan memenangkan Film Terbaik.

Peristiwa ini memerlukan oracle yang dapat diverifikasi secara publik untuk menentukan hasilnya. Dalam pasar prediksi, oracle adalah sumber data tepercaya yang digunakan untuk menentukan hasil peristiwa yang dipertaruhkan. Untuk contoh Oppenheimer, oracle tersebut adalah Academy of Motion Picture Arts and Sciences—organisasi yang menganugerahkan penghargaan Film Terbaik. Kita juga dapat memasukkan berbagai kantor berita dan perusahaan televisi kabel yang meliput acara tersebut sebagai bagian dari oracle publik yang lebih luas karena mereka akan memublikasikan keputusan Academy. Khusus untuk mata uang kripto, pertimbangkan peristiwa “Akankah harga SOL mencapai $200 pada pukul 17.00 tanggal 31 Maret 2024?” Pasar dapat menggunakan oracle harga seperti Pyth atau Price API Jupiter untuk memverifikasi hasil ini.

Saat trader membeli dan menjual kontrak yang terikat pada hasil peristiwa tertentu, mereka menyerahkan jaminan. Jaminan adalah aset yang ditawarkan peminjam kepada pemberi pinjaman sebagai bentuk perlindungan. Ini memastikan pemberi pinjaman dapat memulihkan sebagian kerugiannya jika peminjam gagal membayar. Pemilihan jaminan sangat penting bagi pasar prediksi—jaminan harus bernilai dan bersedia dipertaruhkan oleh peserta. Jaminan tersebut juga harus relatif stabil dan tidak dipengaruhi secara langsung oleh hasil pasar. Misalnya, akan sangat bermasalah jika peristiwa yang dipertanyakan adalah harga SOL turun di bawah ambang tertentu, sedangkan token jaminan yang digunakan adalah SOL.

Jadi, apa itu Futarchy?

Futarchy, sebagaimana diusulkan oleh Dr. Robin Hanson, dibangun di atas prinsip dasar pasar prediksi untuk menawarkan model tata kelola baru. Model ini membuat tiga asumsi umum yang mendasari kelayakannya sebagai sistem tata kelola alternatif:

  • Demokrasi sering gagal menghimpun semua informasi yang tersedia, sehingga menghasilkan keputusan kebijakan yang tidak optimal
  • Perbedaan antara negara makmur dan negara yang kesulitan terlihat jelas, yang menunjukkan bahwa tata kelola efektif sangat memengaruhi kesejahteraan nasional
  • Pasar taruhan unggul dalam menghimpun informasi, sehingga berpotensi menjadi mekanisme yang lebih baik untuk membantu pengambilan keputusan kebijakan

Futarchy adalah penerapan pasar prediksi untuk tata kelola. Futarchy menata ulang tata kelola dengan memberikan kewenangan pengambilan keputusan kepada pasar, bukan kepada pejabat terpilih atau masyarakat pemilih—pasarlah yang akan memutuskan. Futarchy berasumsi bahwa taruhan kolektif dari peserta yang berpengetahuan dapat memberikan panduan yang lebih andal mengenai efektivitas kebijakan dibandingkan pemungutan suara tradisional atau pendapat ahli semata. Futarchy beroperasi berdasarkan premis bahwa “kita memilih nilai, tetapi bertaruh pada keyakinan.” Meskipun tujuan dan nilai utama sistem tata kelola ditentukan melalui cara demokratis konvensional, kebijakan spesifik untuk mencapai tujuan tersebut dipilih berdasarkan perkiraan efektivitasnya sebagaimana ditentukan oleh pasar prediksi. Pendekatan ini didukung oleh Hipotesis Pasar Efisien (EMH), yang menyatakan bahwa harga aset mencerminkan semua informasi yang tersedia. 

Secara formal, kita dapat mendefinisikan Futarchy sebagai:

Bentuk tata kelola yang menerima kebijakan yang diperkirakan secara jelas oleh pasar prediksi akan memberikan dampak paling positif.

Bagaimana cara kerjanya?

Pada tingkat tinggi, terdapat tiga tahap umum dalam sistem tata kelola futarkis:

  • Pembentukan Nilai
  • Berbagi Informasi
  • Rekomendasi Kebijakan

Pembentukan Nilai

Proses dimulai dengan peserta yang secara kolektif menentukan metrik keberhasilan (misalnya pertumbuhan PDB, keberlanjutan lingkungan, indikator kesehatan masyarakat, kesejahteraan nasional) melalui metode partisipasi demokratis tradisional. Metode ini dapat mencakup pemungutan suara langsung, forum publik, atau platform online. Tahap ini memastikan kebijakan selaras dengan prioritas komunitas.

Anggota komunitas kemudian membuat dan memublikasikan proposal kebijakan yang menyasar metrik tersebut. Setiap proposal memiliki durasi kematangan yang ditetapkan untuk mengevaluasi dampak kebijakan.

Berbagi Informasi

Dua pasar prediksi dibuat untuk setiap proposal: satu untuk “Ya” (kebijakan akan berhasil) dan satu untuk “Tidak” (kebijakan tidak akan berhasil). Peserta menyediakan jaminan untuk token yang mewakili hasil-hasil ini dan terdorong untuk memperdagangkan token jaminan tersebut karena berpotensi memperoleh keuntungan dari prediksi yang akurat. Saat berdagang di pasar ini, peserta turut membentuk pandangan kecerdasan kolektif mengenai potensi dampak kebijakan.

Pasar ini beroperasi dengan aset bersuplai nol, yang berarti aset hanya ada karena aktivitas perdagangan di pasar. Dengan demikian, peserta dapat membeli atau menjual aset hanya berdasarkan prediksi mereka. Penggunaan aset bersuplai nol memfasilitasi lingkungan pasar yang fleksibel. Lingkungan semacam ini sangat penting untuk mencerminkan kecerdasan kolektif masyarakat pemilih dan konsensus mereka atas hasil kebijakan tertentu.

Rekomendasi Kebijakan

Setelah periode perdagangan berakhir, kebijakan dengan keyakinan pasar lebih tinggi (yaitu harga lebih tinggi) akan diterapkan. Langkah ini secara langsung mengubah kecerdasan kolektif pasar menjadi keputusan tata kelola yang dapat ditindaklanjuti. Perdagangan di pasar yang kalah dibatalkan, sehingga melindungi jaminan peserta sekaligus mendorong partisipasi. Keberhasilan kebijakan kemudian dievaluasi berdasarkan metrik awal untuk menilai keakuratan prediksi pasar. Ini memastikan kebijakan yang diterapkan tidak hanya mencerminkan nilai komunitas, tetapi juga didasarkan pada bukti empiris mengenai potensi keberhasilannya. Peserta di pasar yang menang akan diberi imbalan, sehingga mendorong keterlibatan aktif dan berlandaskan informasi sepanjang proses.

Contoh

Bayangkan sebuah pemerintahan futarkis sedang mempertimbangkan kebijakan untuk mengurangi emisi karbon. Pasar spekulatif dibentuk untuk menilai dampak kebijakan tersebut terhadap kesejahteraan nasional, termasuk beberapa metrik keberlanjutan lingkungan. Peserta berdagang berdasarkan prediksi mereka tentang efektivitas kebijakan. Jika pasar secara jelas memperkirakan dampak positif yang signifikan, pemerintah kemudian akan menetapkan kebijakan tersebut menjadi undang-undang, dengan berpedoman pada kecerdasan kolektif warganya.

Keunggulan Futarchy

Tindakan Kolektif adalah Masalah yang Belum Terpecahkan

Tantangan tindakan kolektif sama tuanya dengan masyarakat itu sendiri. Dilema yang dicontohkan oleh tragedi kepemilikan bersama ini menyingkap pertanyaan sosial yang belum terjawab: bagaimana kita dapat menyelaraskan tindakan individu dengan kepentingan bersama? Dilema ini melampaui penerapan tradisionalnya pada masalah lingkungan dan penipisan sumber daya, hingga mencakup setiap tingkat kerja sama manusia. Berbagai upaya sebelumnya untuk mengatasi tantangan tindakan kolektif—melalui norma budaya, ajaran agama, cita-cita filosofis, dan tata kelola terpusat—telah menunjukkan keterbatasannya. 

Praktik budaya dan agama sejak lama mempersatukan komunitas serta mendorong perilaku altruistis yang selaras dengan kesejahteraan kolektif. Misalnya, prinsip seperti Kaidah Emas dan ajaran seperti pentingnya komunitas serta upaya mencapai kebahagiaan dan kebajikan semua warga sebagai kebaikan tertinggi tampaknya menyediakan kerangka yang kuat bagi perilaku kooperatif. Namun, sistem budaya dan agama sering kali menjadi kaku, lambat beradaptasi dengan tantangan baru, serta rentan dieksploitasi oleh mereka yang mengutamakan keuntungan pribadi di atas kesejahteraan bersama.

Cita-cita filosofis, seperti raja filsuf Plato, mengusulkan kepemimpinan tercerahkan sebagai solusi atas tindakan kolektif. Pemimpin seperti Aleksander Agung dan Marcus Aurelius disebut sebagai contoh konsep hipotetis ini karena memiliki cukup pengetahuan untuk dianggap sebagai penguasa yang baik. Namun, langkanya individu bijaksana dan altruistis yang bersedia memimpin, ditambah sifat kekuasaan yang merusak, membuat solusi ini tidak praktis untuk diterapkan secara luas. Hal ini terlihat dalam organisasi modern yang menghadapi masalah prinsipal-agen—pemimpin sering mengambil tindakan demi kepentingan pribadi yang merugikan kelompok karena tindakan itu menguntungkan mereka. Misalnya, nominasi Perdana Menteri Boris Johnson untuk House of Lords dipilih berdasarkan dukungan mereka terhadap versi Brexit yang diusungnya, bukan berdasarkan kemampuan atau pengabdian mereka kepada publik. John Bercow, mantan Ketua House of Commons, tidak menerima nominasi karena pekerjaannya menentang Johnson.

Sistem tata kelola modern berupaya menyelaraskan insentif individu dengan hasil kolektif melalui proses demokratis dan mekanisme tata kelola perusahaan. Terlepas dari upaya tersebut, kita belum menyelesaikan masalah asimetri informasi, orientasi jangka pendek, dan kerentanan terhadap manipulasi. Masalah-masalah ini sering memperburuk kesulitan dalam membuat keputusan jangka panjang yang benar-benar menguntungkan semua pihak.

Pendekatan historis ini memiliki tema yang sama: meski manusia memiliki kemampuan bawaan untuk bekerja sama, metode kita dalam berorganisasi dan mengambil keputusan kolektif sarat dengan kerumitan. Pada bagian berikutnya, terlihat jelas bahwa metode tata kelola tradisional kesulitan menjawab tuntutan masyarakat masa kini yang penuh nuansa. Pencarian sistem tata kelola yang lebih efektif, adil, dan responsif mendorong kita mempertimbangkan paradigma baru (*uhuk* Futarchy *uhuk*) yang dapat memanfaatkan kecerdasan kolektif dengan lebih baik untuk koordinasi sosial.

Institusi Kita Telah Mengecewakan Kita

Institusi sangat penting bagi masyarakat yang makmur. Institusi membentuk dan membatasi perilaku masyarakat melalui aturan dan normanya. Bergantung pada kekuatannya, institusi dapat menjadi sumber kemakmuran atau masalah. Misalnya, Norwegia dianggap sebagai salah satu tempat tinggal terbaik berkat institusinya yang kuat. Negara ini memiliki PDB per kapita yang tinggi, salah satu standar hidup tertinggi di dunia, tingkat residivisme yang sangat rendah, dan akses luas ke pendidikan menengah dan tinggi.

Sebaliknya, Somalia adalah negara anarkis yang dicirikan oleh kejahatan dengan kekerasan, hak milik yang lemah, dan terbatasnya akses ke air minum dasar. Perbandingan antara Norwegia dan Somalia menegaskan dampak kekuatan institusi terhadap kemakmuran suatu negara. Kita dapat dengan mudah menyimpulkan bahwa Norwegia lebih makmur berkat kekuatan institusinya. 

Terlepas dari keunggulan institusi yang kuat, semakin banyak bukti yang menunjukkan kegagalannya di negara-negara maju. Meningkatnya populisme dan sentimen anti-kemapanan di negara-negara seperti Britania Raya, Italia, Amerika Serikat, dan Kanada menjadi contohnya. Jika melihat Amerika Serikat secara khusus, misalnya, kepercayaan terhadap institusi Amerika Serikat berada pada titik terendah sepanjang masa. Pada 2022, hanya 25% warga Amerika Serikat yang menyatakan percaya kepada Mahkamah Agung AS. Studi tahun 2021 mengenai pemilu 2020 menunjukkan bahwa sekitar seperempat orang dewasa meyakini pemilu tersebut dinodai oleh pemungutan suara ilegal, dan 53% anggota Partai Republik meyakini Trump sebagai “presiden yang sah.” Berkurangnya insentif untuk meneliti kandidat politik menunjukkan bahwa pemerintah Amerika Serikat sedang bergerak menuju plutokrasi, yang mengindikasikan kegagalan tata kelola tradisional. 

Tata kelola tradisional telah mengecewakan kita.

Solusinya: Futarchy

Untuk menjawab berbagai tantangan ini, Futarchy menawarkan pendekatan baru terhadap tata kelola. Futarchy memanfaatkan kekuatan pasar spekulatif untuk meningkatkan pengambilan keputusan dan efektivitas kebijakan. Futarchy menawarkan beberapa keunggulan tersendiri dibandingkan tata kelola tradisional. Di antaranya,

Penghimpunan Informasi yang Lebih Baik

Pasar prediksi sangat unggul dalam menghimpun informasi. Pasar ini mampu memotivasi individu untuk memperoleh dan membagikan informasi melalui perdagangan, yang kemudian menghasilkan harga konsensus yang mencerminkan kebijaksanaan kolektif. Misalnya, pasar secara mengagumkan mengidentifikasi O-Ring Morton-Thiokol sebagai penyebab utama bencana Challenger hanya dalam 14 menit, sedangkan pemerintah AS membutuhkan lebih dari lima bulan untuk mencapai kesimpulan yang sama. Sebagai instrumen yang lebih baik untuk menghimpun informasi, pasar prediksi dapat membantu memulihkan kepercayaan terhadap institusi dengan menerapkan kebijakan yang lebih baik dalam sistem tata kelola futarkis.

Mengatasi Keterbatasan Pemilih

Futarchy mengurangi masalah ketidaktahuan dan kepercayaan diri berlebihan pemilih dengan mengandalkan daya prediksi pasar. Futarchy secara inheren mendorong partisipasi yang berlandaskan informasi, sehingga hanya pihak dengan pengetahuan kredibel yang kemungkinan besar akan memengaruhi keputusan kebijakan.

Ketahanan terhadap Manipulasi

Berbeda dengan sistem pemungutan suara tradisional, yang memungkinkan misinformasi dan seruan emosional dengan mudah memengaruhi opini publik, pasar prediksi Futarchy lebih tahan terhadap manipulasi. Taruhan finansial yang terkait dengan perdagangan menciptakan penghalang alami terhadap spekulasi tanpa dasar karena peserta menjadi lebih berhati-hati dan penuh pertimbangan dalam mengambil keputusan.

Kendali Langsung melalui Perkiraan Pasar

Futarchy memungkinkan harga pasar memengaruhi keputusan kebijakan secara langsung. Ini memastikan tindakan didasarkan pada informasi terkini dan paling akurat. Pendekatan ini melewati proses pengambilan keputusan tata kelola tradisional yang sering lambat dan bermotif politik, sehingga menghasilkan penerapan kebijakan yang lebih tepat waktu dan efektif.

Mendorong Partisipasi Publik dan Transparansi

Futarchy mendorong warga yang lebih terlibat dan berpengetahuan—Futarchy melibatkan segmen masyarakat yang lebih luas dalam proses pengambilan keputusan melalui partisipasi pasar. Di sini, alasan yang mendasari keputusan kebijakan dapat dilihat dan dipahami semua orang, sehingga meningkatkan kepercayaan terhadap tata kelola.

Fleksibilitas dalam Persetujuan Kebijakan

Futarchy tidak berpihak secara ideologis—“hasilnya dapat berupa apa pun, mulai dari sosialisme ekstrem hingga minarki ekstrem,” bergantung pada keinginan masyarakat pemilih. Dengan demikian, beragam gagasan kebijakan dapat dipertimbangkan berdasarkan kelayakannya, bebas dari keberpihakan politik atau bias ideologis.

Meningkatkan Eksperimentasi dan Adaptabilitas Kebijakan

Pendekatan Futarchy yang digerakkan pasar memungkinkan kebijakan diuji dan diadaptasi dengan cepat. Dengan memantau secara cermat reaksi pasar terhadap kebijakan yang diusulkan, sistem tata kelola dapat menjadi lebih dinamis dan beralih dari langkah-langkah yang tidak efektif. Kelincahan dalam eksperimentasi dan adaptabilitas kebijakan ini memastikan sistem tata kelola dapat mengikuti kemajuan sosial dan teknologi, tidak seperti tata kelola tradisional.

Peningkatan Bertahap dalam Ukuran Kesejahteraan

Futarchy mendorong penyempurnaan berkelanjutan terhadap metrik yang digunakan untuk mengevaluasi keberhasilan kebijakan, sehingga memungkinkan penyesuaian dan peningkatan dari waktu ke waktu. Proses berulang ini memastikan tata kelola berkembang sebagai respons terhadap perubahan nilai dan kebutuhan masyarakat pemilih.

Futarchy mengusulkan perubahan transformatif dengan menggunakan efisiensi dan kecerdasan pasar untuk mengatasi kelemahan tata kelola dan penerapan kebijakan tradisional. Dengan bertaruh pada nilai, tetapi memilih berdasarkan keyakinan, Futarchy bertujuan menciptakan sistem tata kelola yang lebih berpengetahuan, efektif, dan responsif, serta lebih mampu memenuhi nilai dan kebutuhan masyarakat pemilih.

Kritik dan Keterbatasan

Meski inovatif, Futarchy menghadapi kritik yang signifikan terkait kelayakan dan efektivitasnya sebagai model tata kelola. Kritik tersebut meliputi:

Skalabilitas

Futarchy pada dasarnya tidak dapat diskalakan. Meski menjanjikan untuk keputusan penting dengan risiko besar (misalnya memecat CEO), efektivitasnya untuk keputusan lebih kecil dan rutin (misalnya memecat kepala divisi) masih diragukan. Ada kekhawatiran bahwa dampak tindakan yang tidak terlalu penting ini mungkin tidak tercermin secara memadai dalam harga pasar. Hal ini berpotensi membatasi penerapan Futarchy pada cakupan keputusan tata kelola yang lebih luas.

Manipulasi Pasar dan Dinamika Kekuasaan

Kritikus berpendapat bahwa satu entitas atau koalisi yang kuat dapat memanipulasi hasil pasar. Hal ini dapat dilakukan dengan terus membeli token “Ya” dan melakukan short selling atas token “Tidak”, sehingga menggerakkan harga demi keuntungan mereka. Kekhawatiran ini menegaskan risiko bahwa peserta kaya akan memengaruhi keputusan kebijakan, bukan konsensus pasar yang sejati. Risiko ini diperkuat oleh potensi perilaku pasar yang merujuk pada dirinya sendiri, ketika peserta bereaksi terhadap tindakan satu sama lain alih-alih terhadap informasi yang mendasarinya. Hal ini juga menimbulkan keraguan terhadap efektivitas Futarchy dalam menghimpun informasi yang akurat.

Kritik terhadap Hipotesis Pasar Efisien

Ketergantungan Futarchy pada Hipotesis Pasar Efisien telah dipertanyakan. Investor seperti Warren Buffet dan George Soros secara terbuka menentangnya dan membantah kegunaan Hipotesis Pasar Efisien sebagai model teoretis. Krisis finansial 2007–2008 juga memicu kembali pemeriksaan dan kritik. Selain itu, bukti empiris menunjukkan hasil yang beragam, tetapi secara umum tidak mendukung bentuk kuat dari Hipotesis Pasar Efisien.

Asimetri Informasi

Ketimpangan akses informasi di antara peserta pasar dapat melemahkan keadilan dan efektivitas Futarchy. Pihak dengan pengetahuan atau kemampuan analitis yang lebih maju dapat memberikan pengaruh yang tidak proporsional terhadap hasil kebijakan.

Peramalan Jangka Panjang

Rentang waktu panjang yang terkait dengan dampak kebijakan menimbulkan ketidakpastian yang signifikan. Kritikus berpendapat bahwa hal ini menyulitkan pasar untuk memberikan prakiraan akurat karena manusia pada umumnya lebih buruk dalam membuat prakiraan jangka panjang dibandingkan prakiraan jangka pendek. Keharusan menyelesaikan pasar—yang memerlukan penentuan hasil yang jelas—memperumit struktur insentif, terutama ketika dampak kebijakan baru terlihat setelah beberapa dekade.

Batasan Anggaran dan Prioritas Kebijakan

Tidak adanya mekanisme untuk memperhitungkan batasan anggaran dan kebutuhan memprioritaskan kebijakan dalam Futarchy menimbulkan pertanyaan mengenai kemampuannya mengelola sumber daya terbatas dan menangani berbagai tujuan kebijakan yang saling bersaing secara efektif dan bersamaan.

Penyederhanaan Nilai Manusia dan Dampak Kebijakan

Kritikus berpendapat bahwa ketergantungan Futarchy pada satu metrik kesejahteraan untuk memandu keputusan kebijakan terlalu menyederhanakan sifat nilai manusia yang beragam dan dampak kompleks berbagai kebijakan. Argumennya adalah bahwa mereduksi keputusan tata kelola menjadi prediksi pasar berdasarkan satu metrik (yaitu kesejahteraan nasional) dapat menyebabkan aspek tertentu terabaikan dan menimbulkan konsekuensi yang tidak diinginkan.

Kerentanan Ukuran Kesejahteraan terhadap Korupsi dan Hukum Goodhart

Memilih ukuran kesejahteraan resmi yang memandu keputusan kebijakan merupakan proses yang kompleks. Ukuran ini harus menyeimbangkan ketahanan terhadap manipulasi dengan kemampuan menangkap nilai bernuansa yang benar-benar mencerminkan kesejahteraan masyarakat. Keseimbangan ini rapuh—penggunaan proksi terperinci untuk kesejahteraan nasional menimbulkan risiko kesalahan dan manipulasi. Sebaliknya, proksi yang lebih objektif dan lebih sulit dimanipulasi dapat mengarah pada Hukum Goodhart—suatu ukuran tidak lagi efektif setelah dijadikan target. Misalnya, penggunaan PDB sebagai ukuran kesejahteraan dapat mendorong aktivitas superfisial untuk meningkatkan PDB tanpa benar-benar meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Mengatasi Tantangan Global yang Baru Muncul dan Kompleks

Futarchy sebagian besar masih belum teruji. Kritikus mempertanyakan apakah pasar prediksi mampu menangkap secara memadai cakupan keahlian dan konsensus yang diperlukan untuk mengatasi tantangan global baru dan kompleks seperti perubahan iklim.

Menanggapi Kritik Ini

Menanggapi kritik tersebut, Robin Hanson dan para pendukung lainnya berpendapat bahwa banyak kritik itu tidak hanya berlaku pada futarki dan dapat dimitigasi melalui desain serta implementasi yang cermat. Hanson juga telah menanggapi sebagian besar kritik ini secara langsung dalam makalahnya Haruskah Kita Memilih Nilai, tetapi Mempertaruhkan Keyakinan? 

Misalnya, Hanson menanggapi kekhawatiran mengenai manipulasi pasar dan dinamika kekuasaan dengan menyoroti perbandingan kekuatan finansial pelaku individu dengan pasar secara kolektif. Ia berpendapat bahwa bahkan individu terkaya, seperti Bill Gates, hanya memiliki sebagian kecil dari total modal pasar. Meskipun seseorang seperti Gates dapat memengaruhi harga pasar untuk sementara, pasar yang lebih luas kemungkinan akan mengoreksi kesalahan penetapan harga jika kebijaksanaan kolektif tidak sejalan dengan tindakan manipulator tersebut. Mekanisme koreksi mandiri ini merupakan kekuatan mendasar dari pendekatan futarki yang berbasis pasar.

Futarki merepresentasikan perubahan transformatif dalam tata kelola, yang berlandaskan keyakinan bahwa pasar dapat meningkatkan pengambilan keputusan. Meskipun kritik menyoroti berbagai pertimbangan penting, argumen tandingan Hanson dan kerangka kerja tangguh yang ia usulkan menunjukkan jalan untuk mengatasi kekhawatiran tersebut.

Aspek utama dalam usulan Hanson adalah eksperimen. Dengan memulai dari eksperimen berskala lebih kecil dan berkembang berdasarkan pelajaran yang diperoleh, futarki dapat mendefinisikan ulang dirinya untuk mengatasi kritik dan keterbatasan saat ini. Futarki tidak sempurna — penelitian dan pengembangan berkelanjutan tetap diperlukan. Kompleksitas penerapan sistem tata kelola berbasis pasar terlihat jelas. Meskipun model teoretis dapat memberikan fondasi yang kuat, penerapan di dunia nyata akan mengungkap area-area yang perlu diperbaiki.

Inilah Meta-DAO, penerapan futarki pertama di dunia nyata.

Meta-DAO: Organisasi Pertama yang Dikelola oleh Pasar

Meta-DAO adalah jenis organisasi baru yang dikelola oleh pasar, bukan politik. Organisasi ini menggambarkan dirinya sebagai perkumpulan intelektual dan pemikir bebas yang ingin mereformasi koordinasi manusia dengan membuktikan bahwa futarki dapat berfungsi. Ini adalah protokol yang dibangun sebagai eksperimen berkelanjutan, dengan memanfaatkan kecerdasan kolektif pasar sebagai dasar bagi tata kelola dan keputusan investasi DAO. Meta-DAO adalah organisasi pertama di dunia yang menerapkan sistem tata kelola futarkis.

(Ini adalah cara tidak langsung untuk mengatakan bahwa mereka adalah sekelompok kutu buku Solana yang selalu online dan ingin menghasilkan uang dengan membangun serta berinvestasi dalam ekosistem, sekaligus memperbaikinya melalui pasar prediksi).

Bagi yang belum familier, DAO (organisasi otonom terdesentralisasi) adalah komunitas milik anggota tanpa kepemimpinan terpusat. DAO dikelola sepenuhnya atau sebagian oleh smart contract yang diterapkan pada blockchain. Contoh DAO populer meliputi MakerDAO, ConstitutionDAO, DeveloperDAO, dan The DAO. Meta-DAO termasuk dalam kategori ini. Namun, Meta-DAO membedakan dirinya melalui model tata kelolanya yang unik. Mereka berpendapat bahwa sistem tata kelola Compound Finance milik Robert Leshner telah diadopsi secara luas. Masalahnya, sistem tata kelola Compound Finance hanya cocok untuk proyek yang sangat sederhana. Meta-DAO diperlukan untuk proyek yang lebih besar — sebuah DAO yang dibagi menjadi DAO-DAO lebih kecil dan dirancang untuk menangani aspek tertentu dari proyek besar. Kami akan membahasnya lebih lanjut saat mengulas cara kerja Meta-DAO. Namun pertama-tama, siapa yang menjalankan DAO eksperimental ini?

Para Futard (fut/acc)

Secara informal, futard merujuk pada seseorang yang mengidentifikasi atau mengasosiasikan dirinya dengan futarki. Mereka dapat berasal dari berbagai latar belakang dengan beragam keahlian. Meta-DAO mengandalkan tim futard yang beragam untuk memelihara dan meningkatkan DAO. “Tim” inti futard mencakup kontributor terkemuka dari berbagai bidang:

  • Dean dan Nico - Memelopori Keterlibatan Komunitas
  • Blockchainfixesthis - Memimpin Produksi Konten
  • Proph3t - Mengawasi Pengembangan Smart Contract Inti dan Operasional Umum
  • 0xNallok - Mengawasi Pengembangan Bisnis dan Operasional Umum
  • Dodecahedr0x - Mengawasi Basis Kode Inti, termasuk UI dan Smart Contract

“Tim” ini ingin mendapatkan lebih banyak dukungan dalam kategori berikut: Media Sosial, Pemasaran, Filosofi, Orientasi, Keterlibatan, dan Riset.

Perlu dicatat bahwa istilah “tim” digunakan secara longgar karena sifat Meta-DAO yang terdesentralisasi. Tidak ada atasan atau hierarki korporat, tetapi pemimpin ditunjuk untuk proyek tertentu. Mereka tidak menerima gaji dalam arti biasa, tetapi memperoleh kompensasi atas upaya mereka.

Peran dalam Meta-DAO

Futard dapat dikelompokkan ke dalam salah satu peran berikut:

  • Analis
  • Pengusaha
  • Agen siber 

Analis adalah pelopor pasar — mereka merupakan ahli strategi, penyelidik swasta, dan ekonom amatir. Mereka memanfaatkan keahlian untuk menavigasi pasar dan membuat keputusan matang yang memandu alokasi sumber daya DAO. Kemampuan analitis mereka memungkinkan evaluasi proposal dan peluang secara kritis. Hal ini sering kali memberikan hasil yang menguntungkan bagi diri mereka sendiri maupun DAO. Peran ini sangat penting dalam sistem tata kelola yang keputusannya didorong oleh dinamika pasar.

Pengusaha adalah katalis inovasi — mereka merupakan visioner yang memulai proyek untuk melampaui batas kemungkinan Meta-DAO. Pengusaha menguasai berbagai bidang. Mereka memiliki perpaduan keterampilan yang langka — mulai dari ketajaman analitis hingga keahlian penjualan — untuk membentuk tim, mendapatkan pendanaan, dan memandu proyek hingga selesai. Pengusaha berani mengambil risiko dan secara inheren termotivasi oleh potensi untuk membuat proposal yang berdampak.

Agen siber adalah tulang punggung Meta-DAO. Mereka adalah para pelaksana — pemrogram, desainer, dan pemasar. Agen siber secara langsung menerjemahkan nilai dan proposal DAO menjadi hasil nyata. Mereka serbabisa, sangat ahli dalam bidang masing-masing, dan digerakkan oleh komitmen terhadap misi Meta-DAO.

Sinergi antara analis, pengusaha, dan agen siber merupakan landasan keberhasilan awal Meta-DAO. Jadi, bagaimana tepatnya mereka berkolaborasi? Bagaimana cara kerja Meta-DAO?

Bagaimana cara kerja Meta-DAO?

Meta-DAO adalah penerapan praktis futarki untuk mengelola sekumpulan entitas pencari laba, yang akan kami sebut sebagai anggota. Konsep ini memperluas futard tunggal dan mengibaratkannya sebagai sub-DAO, serupa dengan sub-DAO milik Helium. Anggota berfokus pada satu produk atau layanan dan beroperasi dengan perbendaharaan sendiri, menyerupai struktur ekuitas perusahaan tradisional. Para anggota inilah yang membentuk Meta-DAO.

Secara umum, Meta-DAO disusun berdasarkan tiga langkah utama sistem futarkis — pembentukan nilai, berbagi informasi, dan rekomendasi kebijakan — tetapi menggunakan mekanisme unik yang disesuaikan dengan sifatnya yang terdesentralisasi. 

Pembentukan Nilai: Proposal

Anggota menggerakkan tindakan Meta-DAO melalui proposal peningkatan. Proposal ini pada dasarnya merupakan serangkaian perintah (yaitu, instruksi Solana) yang ditautkan ke anggota tertentu dan merinci tindakan spesifik yang akan dijalankan jika proposal mereka lolos.

Bagi Meta-DAO, tujuannya “adalah membuat angka naik.” Setiap keputusan didasarkan pada hal yang menurut pasar akan memberikan hasil terbaik bagi tokennya, META. Sebagian besar proposal akan menyertakan model keuangan yang menguraikan potensi pendapatan berdasarkan berbagai metode valuasi (misalnya, metode VC, metode Berkus, dan perbandingan valuasi dengan proyek serupa). Informasi ini akan menjelaskan bagaimana anggota memperkirakan pengaruh proposal terhadap nilai META dalam jangka pendek, menengah, dan panjang.

Awalnya, suatu topik, masalah, atau inisiatif dibahas dalam Discord Meta-DAO atau di antara pihak eksternal. Kemudian, proposal disusun berdasarkan salah satu format proposal berikut:

Detail proposal dipublikasikan secara online pada platform seperti Medium atau HackMD demi transparansi dan aksesibilitas. Jika proposal mendapatkan perhatian yang memadai dan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas proposal tersebut cukup selaras, proposal akan diajukan secara on-chain. 

Untuk mengajukan proposal secara on-chain, anggota harus berinteraksi dengan program autocrat. Program inilah yang mengatur futarki dengan menginisialisasi proposal. Proposal harus diinisialisasi dengan beberapa bidang wajib, termasuk pengusul, tautan deskripsi, dan instruksi Solana Virtual Machine (SVM) yang dapat dieksekusi. Misalnya, seorang anggota dapat mengajukan proposal untuk mentransfer 100.000 USDC ke wallet tim pengembangan guna membuat produk penghasil pendapatan yang dikelola oleh Meta-DAO.

Siapa pun dapat mengajukan proposal.

Berbagi Informasi: Memperdagangkan Token Bersyarat

Setelah proposal berhasil diajukan, program autocrat akan memulai pembuatan dua pasar prediksi: pasar bersyarat-lolos dan pasar bersyarat-gagal. Pasar lolos merepresentasikan dampak yang diharapkan dari proposal, sedangkan pasar gagal merepresentasikan status quo. Dengan asumsi pasar efisien dan proposal memiliki dampak yang cukup besar, harga META di pasar lolos dan gagal akan menyimpang selama periode perdagangan yang ditentukan. Perbedaan harga ini akan memberi tahu Meta-DAO apakah pasar memandang penerapan proposal tertentu memiliki nilai harapan yang positif.

Pembaca yang jeli mungkin bertanya, “Apa gunanya sistem futarkis yang dibangun di blockchain jika kita memerlukan kemampuan untuk membatalkan perdagangan di pasar yang kalah?” Blockchain tidak memungkinkan pengguna membatalkan transaksi setelah difinalisasi. Karena itu, Meta-DAO mengusulkan cara untuk menyimulasikan pembatalan transaksi menggunakan token bersyarat.

Meta-DAO menggunakan program brankas bersyarat untuk memfasilitasi pembuatan token bersyarat melalui brankas bersyarat. Program ini merupakan layanan escrow terdesentralisasi yang menyimpan dana yang dialokasikan ke pasar bersyarat-lolos dan bersyarat-gagal untuk proposal tertentu. Brankas ini memungkinkan Meta-DAO menyimulasikan pembatalan transaksi. Setiap brankas bersyarat dikaitkan dengan token dasar tertentu (misalnya, META atau USDC) dan otoritas penyelesaian yang ditunjuk, yang dalam kasus ini selalu Meta-DAO itu sendiri.

Peserta dapat menyetorkan token dasar mereka ke brankas ini dan menerima dua jenis token bersyarat sebagai imbalan: satu set yang dapat ditukarkan dengan token asli jika proposal lolos (yaitu, token bersyarat-lolos) dan set lainnya yang dapat ditukarkan jika proposal dibatalkan (yaitu, token bersyarat-gagal). Sistem ini memungkinkan peserta berspekulasi atas hasil proposal dengan memperdagangkan token bersyarat tersebut, sehingga mereka dapat menyampaikan pendapat yang lebih bernuansa mengenai potensi dampak proposal terhadap nilai META.

Misalnya, peserta yang yakin akan keberhasilan suatu proposal dapat menyetorkan 100 USDC ke brankas bersyarat, lalu menerima 100 USDC bersyarat-lolos dan 100 USDC bersyarat-gagal. Mereka kemudian dapat memperdagangkan USDC bersyarat-lolos untuk mendapatkan META bersyarat-lolos, sehingga mengamankan posisi berdasarkan hasil yang mereka perkirakan. Jika proposal lolos, mereka dapat menukarkan USDC bersyarat-lolos dengan USDC pada nilai baru berdasarkan keberhasilannya. Jika proposal gagal, mereka dapat menukarkan META bersyarat-gagal dengan META asli. Hal ini melindungi investasi peserta dari hasil negatif proposal. Perlu diketahui bahwa otoritas penyelesaian (yaitu, Meta-DAO) dapat memfinalisasi atau membatalkan brankas kapan saja.

Program Harga Rata-Rata Tertimbang Waktu (TWAP)

Penting untuk diperhatikan bahwa selama perdagangan berlangsung dalam pasar bersyarat suatu proposal, harga META di setiap pasar dilacak oleh oracle harga rata-rata tertimbang waktu (TWAP). TWAP adalah algoritme penetapan harga yang digunakan untuk menghitung harga rata-rata suatu aset selama periode tertentu. Meta-DAO menggunakan program TWAP untuk menentukan nilai pasar wajar token bersyarat yang diperdagangkan dalam pasar bersyarat tertentu.

Semua pasar Meta-DAO dibuat menggunakan OpenBook V2. Namun, oracle TWAP belum tersedia untuk OpenBook maupun AMM atau CLOB Solana lainnya. Karena itu, mereka mengembangkan oracle sendiri. TWAP OpenBook didasarkan pada Uniswap V2, yang berarti:

  • Terdapat agregator harga yang terus berjalan untuk setiap pasar
  • Harga spot saat ini ditambahkan ke agregator sebelum perdagangan pertama dalam sebuah slot. Harga spot saat ini didefinisikan sebagai rata-rata penawaran beli terbaik dan penawaran jual terbaik
  • TWAP antara dua titik dapat dihitung menggunakan ekspresi: (current_aggregator - past_aggregator) / slots_elapsed 

Penggunaan TWAP membantu memitigasi dampak manipulasi atau volatilitas harga jangka pendek. Ini memastikan proses pengambilan keputusan didasarkan pada harga rata-rata yang lebih stabil dan representatif selama periode perdagangan. Dengan demikian, keputusan kebijakan didasarkan pada sentimen pasar yang berkelanjutan, bukan fluktuasi sementara.

Pada akhir periode perdagangan, pasar dengan TWAP lebih tinggi difinalisasi dan tindakan yang terkait dengan pasar tersebut dijalankan.

Rekomendasi Kebijakan: Menyelesaikan Proposal dan Membatalkan Pasar yang Gagal

Proses finalisasi dimulai setelah periode perdagangan yang ditetapkan, saat ini sepuluh hari, berakhir. Siapa pun dapat memicu finalisasi proposal agar proses tidak terhambat oleh penundaan yang tidak perlu. Program autocrat kemudian menilai TWAP pasar bersyarat-lolos dan bersyarat-gagal. Pasar dengan TWAP lebih tinggi menunjukkan keyakinan kolektif terhadap dampak positif proposal atau preferensi untuk mempertahankan status quo.

Jika TWAP pasar bersyarat-lolos >5% dari harga pasar bersyarat-gagal, proposal akan lolos. Autocrat menjalankan instruksi SVM terkait, memfinalisasi pasar lolos, dan membatalkan perdagangan yang dilakukan di pasar bersyarat-gagal. Sebaliknya, anggaplah TWAP pasar bersyarat-gagal lebih tinggi. Dalam hal ini, proposal gagal, pasar bersyarat-gagal difinalisasi, dan perdagangan yang dilakukan di pasar bersyarat-lolos dibatalkan untuk mempertahankan keadaan saat ini. 

Perdagangan di pasar pemenang direalisasikan. Artinya, token bersyarat dikonversi menjadi aset dasarnya (yaitu, USDC atau META). Konversi ini mengesahkan nilai perdagangan di pasar pemenang karena kini didukung oleh aset berwujud. Sebaliknya, token di pasar yang kalah dianggap tidak bernilai dan secara efektif dibakar karena nilai spekulatifnya tidak dikonversi menjadi dukungan aset nyata. 

Peserta kemudian dapat menukarkan token bersyarat pemenang mereka dengan aset dasar. Ini menyelesaikan siklus dari spekulasi hingga realisasi, mulai dari memperdagangkan aset bersuplai nol di pasar prediksi bersyarat hingga menghasilkan laba. Proses penukaran disederhanakan melalui antarmuka pengguna Meta-DAO, yang akan kami bahas dalam bagian Cara Berpartisipasi dalam Meta-DAO.

Contoh Skenario

Meta-DAO menerima proposal dari SolDeFi Innovations untuk LampRewarder — aplikasi DeFi baru yang dirancang untuk memanfaatkan biaya transaksi Solana yang rendah dan throughput tinggi. LampRewarder bertujuan memberikan sejumlah kecil lamport kepada pengguna sebagai imbalan atas keterlibatan dalam aktivitas DeFi seperti swap, staking, atau menyediakan likuiditas untuk META pada platform tertentu.

Setelah pengajuan, program autocrat membuat dua pasar: pasar bersyarat-lolos untuk menyetujui pengembangan LampRewarder dan pasar bersyarat-gagal untuk menolaknya. Proposal tersebut menguraikan model pendapatan yang jelas bagi LampRewarder, termasuk biaya transaksi atas imbalan, fitur premium pada platform tertentu untuk meningkatkan keterlibatan pengguna, dan kemitraan bagi hasil dengan platform DeFi lainnya. Model ini menjanjikan pendapatan yang signifikan bagi perbendaharaan Meta-DAO sehingga meningkatkan nilai META.

Selama periode perdagangan, dukungan terhadap LampRewarder melonjak karena potensinya untuk meningkatkan aktivitas DeFi di berbagai platform DeFi. Antusiasme komunitas tercermin dalam meningkatnya nilai token META bersyarat-lolos. Meskipun ada keraguan mengenai keberlanjutan proyek dalam jangka panjang, model pendapatan proposal yang mendetail membuat mayoritas memberikan dukungan.

Setelah jendela perdagangan 10 hari, TWAP pasar bersyarat-lolos jauh lebih tinggi daripada pasar bersyarat-gagal. Program autocrat memfinalisasi pasar bersyarat-lolos dan mengalokasikan dana dari perbendaharaan Meta-DAO kepada SolDeFi Innovations untuk mengembangkan LampRewarder.

Peserta yang mendukung proposal menerima imbalan, dan perbendaharaan Meta-DAO memperoleh manfaat dari aliran pendapatan baru yang dihasilkan LampRewarder.

Skenario ini menegaskan kemampuan Meta-DAO dalam menyalurkan kecerdasan kolektif anggotanya untuk mendukung inisiatif yang berpotensi memengaruhi pertumbuhan komunitas, perolehan pendapatan, dan kenaikan nilai META.

Meta-DAO: Menangani Keunggulan dan Keterbatasan Futarki

Meskipun terdengar menjanjikan, bagaimana Meta-DAO menangani kritik dan keterbatasan futarki yang telah disebutkan? Bukankah futarki tidak mampu berkembang dalam skala besar? Bukankah sistem ini rentan terhadap pengaruh orang dalam dan manipulasi pasar? Pendekatan Meta-DAO telah memicu minat dan perdebatan mengenai kepraktisan serta efektivitas futarki.

Skalabilitas

Salah satu kritik paling menonjol terhadap futarki sebagai model tata kelola adalah kurangnya skalabilitas, khususnya untuk keputusan rutin yang lebih kecil. Namun, Meta-DAO menyajikan studi kasus yang meyakinkan dalam mengatasi kritik tersebut berkat struktur inovatif dan penerapan prinsip futarkisnya. Dengan membagi organisasi menjadi entitas pencari laba yang lebih kecil, masing-masing dengan perbendaharaan sendiri, Meta-DAO memanfaatkan komposabilitas dan efisiensi Solana untuk menciptakan model tata kelola yang lebih skalabel dan fleksibel.

Sekalipun Meta-DAO menghadapi masalah skalabilitas di masa mendatang, kemampuan adaptasi dan efisiensi futarki dapat memungkinkan DAO mengubah arah serta mengadopsi alat dan model lain yang bertujuan meningkatkan tata kelola, seperti holakrasi atau demokrasi cair.

Manipulasi Pasar dan Pengaruh Orang Dalam

Kritik umum terhadap futarki adalah potensi manipulasi pasar oleh individu kaya atau orang dalam dengan pengaruh yang tidak proporsional. Meskipun Dr. Hanson membantahnya melalui skenario Bill Gates yang disebutkan sebelumnya, bagaimana hasilnya dalam praktik? Dalam konteks tradisional, Proph3t selaku pendiri Meta-DAO seharusnya memiliki pengaruh besar terhadap proyek yang ia dirikan. Namun, kenyataannya tidak demikian. Proposal 3 mengusulkan pembuatan pasar spot untuk token META, sehingga masyarakat luas dapat mengakses token tersebut dan membangun likuiditas awal. Proph3t tidak menentang gagasan umumnya. Namun, ia ingin proposal tersebut gagal karena menurutnya proposal itu hanya akan memberi manfaat 5–15% bagi Meta-DAO, sementara pasar menetapkan harga potensi dampaknya lebih dari dua kali harga saat ini. Meskipun merupakan “orang dalam”, dukungannya agar Proposal 3 gagal tidak memengaruhi pasar.

Demikian pula, Ben Hawkins membuat Proposal 6, yang meminta pencetakan 1.500 META dengan imbalan 50.000 USDC pada harga 33,33 USDC per META. Ben melewatkan putaran penggalangan dana pertama Meta-DAO dan menyusun proposal yang ia tahu akan “memicu perdebatan”, mengingat valuasi pasar spot META saat itu adalah $55–$60. Ia mengalokasikan lebih dari $250.000 untuk mendorong naik pasar bersyarat-lolos. Meskipun memiliki pengaruh dan kekayaan, proposal tersebut akhirnya gagal. Pada percobaan kedua, Ben mencoba memperoleh 500 META melalui Proposal 8. Namun, proposalnya tetap gagal.

Pantera Capital, pengelola aset kripto senilai 4 miliar dolar, mengusulkan untuk membeli META senilai $50.000 dengan harga 100 USDC per META sebagai “peluang untuk menguji potensi futarki sebagai sistem tata kelola terdesentralisasi yang lebih baik.” Namun, proposal tersebut akhirnya gagal.

Contoh-contoh ini menegaskan wawasan penting tentang penerapan futarki oleh Meta-DAO: sulitnya memanipulasi pasar ketika kecerdasan kolektif dan kekuatan spekulatif komunitas bersatu melawan upaya tersebut. Penggunaan TWAP dan token bersyarat oleh Meta-DAO membantu memastikan konsensus pasar yang stabil dan representatif menjadi dasar pengambilan keputusan. Dengan demikian, kasus-kasus ini mencerminkan kepatuhan teguh Meta-DAO terhadap prinsip bahwa kualitas proposal, sebagaimana dinilai oleh kecerdasan kolektif pasar, lebih penting daripada pengaruh individu.

Menangani Pasar Tipis dan Volatilitas

Kekhawatiran mengenai dampak pasar tipis terhadap keputusan kebijakan dimitigasi oleh karakter pasar prediksi di Meta-DAO. Pasar yang memengaruhi kebijakan penting menarik minat dan partisipasi, sehingga order book semakin tebal seiring waktu akibat meningkatnya perdagangan spekulatif. Dinamika ini memastikan pasar tetap tangguh terhadap manipulasi, sebagaimana dibuktikan pada bagian sebelumnya.

Selain itu, Durden telah mengusulkan peningkatan likuiditas META melalui lelang Belanda. Mengingat volume META saat ini rendah dan volatilitasnya tinggi, ia berpendapat bahwa hanya ada sedikit insentif untuk menyediakan likuiditas. Solusi yang diusulkan adalah menerapkan lelang untuk proposal berikutnya yang dimulai dengan harga tinggi, lalu turun seiring waktu. Tujuannya adalah meningkatkan likuiditas milik protokol Meta-DAO secara signifikan sekaligus memindahkan likuiditas yang ada ke tingkat biaya yang lebih efisien, sehingga menjawab keluhan dan kekhawatiran terkini mengenai likuiditas META. Hanya waktu yang dapat menunjukkan hasilnya karena proposal masih berlangsung; namun, saat ini pasar bersyarat-lolos terlihat menjanjikan.

Keterbatasan Saat Ini

Terlepas dari berbagai keunggulan tersebut, Meta-DAO tidaklah sempurna. Untuk mengatasi kekurangannya, diperlukan respons teknis dan strategis serta peningkatan keterlibatan dan partisipasi komunitas.

Sentimen dan Perilaku Pasar

Salah satu fenomena yang diamati adalah kecenderungan pasar yang diprediksi akan gagal menjadi nihilistis dan penuh noise — akibat kombinasi apati rasional, bahaya moral, dan aversi terhadap kerugian. Peserta di pasar ini mengantisipasi kerugian dan mungkin melakukan tindakan yang mendistorsi kualitas sinyal pasar. Noise ini dapat menghambat tujuan Meta-DAO untuk memanfaatkan kecerdasan kolektif pasar dalam pengambilan keputusan, sehingga menyoroti perlunya mekanisme mendatang yang dapat mempertahankan integritas pasar bahkan ketika kekalahan tampaknya tak terhindarkan.

TWAP

Area lain yang perlu diperbaiki adalah ketergantungan berlebihan pada TWAP untuk menentukan hasil pasar. Meskipun efektif memitigasi manipulasi harga jangka pendek, TWAP mungkin tidak sepenuhnya menangkap nuansa sentimen pasar atau dampak langsung dari informasi baru. Menjelajahi alternatif selain TWAP dapat menghasilkan sinyal pasar yang lebih responsif dan akurat, yang mencerminkan sifat dinamis struktur pengambilan keputusan Meta-DAO.

Kurangnya Insentif untuk Proposal yang Berhasil

Salah satu keterbatasan penting adalah tidak adanya insentif langsung bagi individu yang mengajukan proposal yang berhasil. Kekurangan ini dapat mengurangi antusiasme untuk berkontribusi karena pengusul tidak menerima imbalan nyata atas upaya mereka (kecuali jika mereka meminta anggaran tertentu yang akan kembali kepada mereka sendiri). Mengatasi kelemahan saat ini dengan memperkenalkan insentif bagi proposal yang berhasil sangatlah penting. Hal ini tidak hanya akan mendorong partisipasi yang lebih aktif dan matang, tetapi juga memastikan dinamisme serta inovasi berkelanjutan yang ingin dikembangkan Meta-DAO. Penerapan sistem imbalan atau pengakuan dapat meningkatkan kualitas proposal secara signifikan, sekaligus menyelaraskan motivasi individu dengan kepentingan kolektif DAO.

Menerapkan Langkah Antisipasi Frontrunning

Meta-DAO saat ini mewajibkan pengusul membakar sejumlah Lamport sebagai langkah antispam. Namun, pemeriksaan perlu diterapkan untuk mengetahui apakah jumlah Lamport yang benar-benar dibakar lebih besar daripada jumlah Lamport yang diperkirakan akan dibakar. Penerapan langkah-langkah tersebut dapat membantu meningkatkan keadilan dan integritas proses pengambilan keputusan DAO.

Pengakuan atas keterbatasan ini menyoroti pentingnya keterlibatan komunitas dalam menyempurnakan dan memajukan model tata kelola Meta-DAO — sistem ini dibangun oleh futard, untuk futard. Setiap futard berpotensi berkontribusi pada evolusi DAO, baik dengan mengusulkan peningkatan, berpartisipasi dalam diskusi, maupun memperdagangkan pasar bersyarat.

Seiring upaya untuk memitigasi keterbatasan ini, partisipasi aktif setiap anggota menjadi sangat penting. Berpartisipasi dalam Meta-DAO berperan besar dalam membentuk DAO yang lebih tangguh, inklusif, dan efektif. Jadi, bagaimana Anda dapat berpartisipasi?

Cara Berpartisipasi dalam Meta-DAO

Bergabunglah dengan Discord

Jantung Meta-DAO berdetak di Discord. Di sinilah para futard mengumumkan pembaruan, menyusun proposal, dan terlibat dalam diskusi yang dinamis. Jika Anda serius ingin berpartisipasi dalam Meta-DAO, bergabunglah dengan Discord. Di sini, Anda akan menemukan komunitas futard yang siap menyambut serta membahas perspektif dan ide baru. Wawasan yang diperoleh dan koneksi yang terjalin dengan sesama futard akan sangat berharga.

Berkontribusi

Meta-DAO adalah entitas hidup yang terus berkembang. Pertumbuhannya didorong oleh kontribusi para anggotanya. 

Jadilah agen siber — jelajahi basis kode Meta-DAO, cari area yang dapat ditingkatkan, lalu kirimkan pull request. Jika Anda bukan developer, jangan khawatir — Anda tidak harus menyumbangkan kode. Sebagai gantinya, Anda dapat membuat utas Twitter yang informatif, mengusulkan ide UX/UI yang menarik, memasarkan proyek tertentu, dan sebagainya. Meta-DAO terdorong untuk memberikan kompensasi atas upaya Anda, apa pun bentuknya, jika upaya tersebut memberikan nilai bagi DAO.

Buat Proposal

Siapa pun dapat mengirimkan proposal. Pertama, susun proposal di channel proposal-drafting pada Discord Meta-DAO menggunakan salah satu templat berikut:

Proposal juga dapat disusun di luar Discord menggunakan salah satu templat di atas — Anda tidak wajib menyiapkannya di Discord. Namun, ada baiknya Anda mendapatkan masukan dan menarik minat sesama futard. Selanjutnya, buka https://app.themetadao.org/ dan buat proposal dengan mengikuti setiap langkah yang ditampilkan di UI:

Berdagang di Pasar Bersyarat

Berpartisipasi dalam pasar bersyarat sangat penting bagi keberhasilan Meta-DAO. Transaksi Anda mencerminkan keyakinan Anda tentang potensi dampak proposal terhadap masa depan DAO dan secara langsung memengaruhi inisiatif mana yang didanai serta dijalankan. Mekanisme ini memanfaatkan kecerdasan kolektif pasar dengan menghimpun beragam opini dan wawasan menjadi keputusan tata kelola yang dapat ditindaklanjuti. Berikut cara Anda dapat terlibat dalam proses ini dan hal-hal yang perlu dipertimbangkan saat berdagang:

Dapatkan META

Ini adalah token lama: METADDFL6wWMWEoKTFJwcThTbUmtarRJZjRpzUvkxhr

Token $META baru adalah: METAwkXcqyXKy1AtsSgJ8JiUHwGCafnZL38n3vYmeta

Verifikasi dan beli META di Orb.

Mulai Berdagang

Untuk berdagang di pasar bersyarat, buka https://app.themetadao.org/. Klik proposal terbaru (misalnya, Proposal 10). Anda akan diarahkan ke halaman berikut:

Cetak token bersyarat melalui modal di sebelah kiri (ini memerlukan saldo META atau USDC, tergantung pilihan Anda):

Pada tangkapan layar di atas, kami mencetak 100 pMETA (untuk berdagang di pasar bersyarat-lolos) dan 100 fMETA (untuk berdagang di pasar bersyarat-gagal). Gunakan token bersyarat ini untuk berdagang di pasar lolos dan gagal, sesuai keyakinan Anda mengenai proposal tersebut:

OpenBook menggunakan mekanisme crank untuk account ordernya agar selalu mutakhir. Cranking melibatkan pemrosesan peristiwa untuk mencerminkan status order terbaru, yang sangat penting untuk menjaga akurasi dan efisiensi pasar:  

Setelah periode perdagangan berakhir, semua order yang tersisa dapat ditutup dan token dapat ditebus melalui modal di sebelah kiri:

Hal yang Perlu Dipertimbangkan Saat Berdagang

Evaluasi nilai proposal. Peran utama Anda sebagai trader adalah menilai apakah suatu proposal akan memberikan nilai tambah bagi Meta-DAO. Evaluasi ini tercermin dalam pergerakan harga META. Tanyakan kepada diri Anda: Bagaimana potensi dampak proposal tersebut terhadap sasaran dan tujuan DAO? Bagaimana hal ini selaras dengan pemahaman Anda tentang penciptaan nilai dalam ekosistem?

Evaluasi harga pasar. Analisis apakah harga META saat ini secara akurat mencerminkan nilai Meta-DAO menurut keyakinan Anda. Jika Anda yakin META dinilai terlalu rendah, membeli META dapat menjadi langkah strategis. Sebaliknya, jika META dinilai terlalu tinggi, menjualnya dapat mencerminkan kehati-hatian atau keraguan Anda terhadap arah Meta-DAO saat ini. Hal ini juga berlaku saat mengevaluasi pasar bersyarat-lolos dan bersyarat-gagal terkait potensi dampak proposal.

Evaluasi alasan dan motivasi Anda untuk berdagang. Pahami alasan yang memotivasi Anda untuk berdagang dan bagaimana alasan tersebut selaras dengan konsensus pasar yang lebih luas. Apakah Anda didorong oleh analisis teknis, valuasi fundamental, atau tren spekulatif? Memahami keragaman pemikiran dan strategi di antara para peserta dapat membantu Anda menjelajahi pasar dengan lebih efisien.

Evaluasi agregasi tekanan pasar. Ingat, harga pasar META merupakan hasil dari tekanan beli dan jual kolektif. Partisipasi Anda berkontribusi langsung terhadap dinamika ini dan memengaruhi harga keseimbangan. Berpartisipasilah di pasar dengan perspektif yang matang untuk mengarahkan Meta-DAO menuju keputusan yang Anda yakini paling menguntungkannya.

Evaluasi jangka waktu Anda. Pertimbangkan implikasi waktu dari strategi perdagangan Anda. Apakah Anda berdagang berdasarkan reaksi langsung terhadap proposal, atau mempertimbangkan potensi jangka panjang Meta-DAO? Seimbangkan transaksi taktis jangka pendek dengan pandangan strategis jangka panjang untuk meningkatkan kontribusi Anda terhadap tata kelola dan nilai intrinsik Meta-DAO.

Kesimpulan

Tatanan dunia saat ini menampilkan dirinya sebagai perkembangan alami sejarah dan puncak sejati perkembangan manusia. Setelah runtuhnya Uni Soviet, satu-satunya contoh “nyata” masyarakat kapitalis yang tidak berfungsi pada masa kini, kapitalisme versi demokrasi liberal tampak sebagai satu-satunya jalan ke depan. Para akademisi seperti Francis Fukuyama berpendapat bahwa berakhirnya Perang Dingin merupakan “akhir sejarah” dalam pengertian Hegelian, sementara Samuel P. Huntington berpendapat bahwa era ideologi telah berakhir.

Pandangan dunia ini dianggap sebagai cara utama masyarakat berfungsi, terlepas dari apakah orang menyadari kekurangan atau eksternalitasnya. Tatanan dunia ini memiliki ketidakberdayaan refleksif — orang-orang menyadari betapa bermasalahnya sistem tata kelola kita saat ini. Namun, mereka mengambil sikap doomerist, meyakini bahwa tidak ada yang dapat dilakukan untuk mengubahnya. Bahkan tindakan atau sentimen anti-kemapanan memperkuat pandangan dunia ini dengan menawarkan katarsis sementara yang tidak menantang sistem tata kelola kita saat ini secara berarti. 

Dengan mengamati tren kekecewaan politik yang berkembang di negara-negara maju seperti Amerika Serikat, terlihat jelas bahwa tata kelola tradisional telah mengecewakan kita. Model tata kelola kita saat ini lambat, tidak efisien, dan dipenuhi kroni yang bertindak demi kepentingan mereka sendiri.

Apakah hanya begini? Bisakah kita melakukan yang lebih baik?

Futarchy menawarkan jalan ke depan yang menarik untuk merombak model tata kelola kita saat ini. Futarchy memanfaatkan kecerdasan kolektif dan efisiensi pasar prediksi untuk menyederhanakan penerapan kebijakan bermakna yang menargetkan metrik kesejahteraan kolektif. Model ini mengatasi kegagalan demokrasi dalam menghimpun informasi, menerapkan proposal kebijakan secara efisien, mengupayakan kesejahteraan kolektif, dan membangun warga terinformasi yang benar-benar tertarik pada tata kelola. 

Tentu saja, futarchy bukannya tanpa kekurangan. Namun, Meta-DAO secara langsung menjawab kritik tersebut sebagai penerapan pertama futarchy dalam tata kelola. Meski bersifat eksperimental, Meta-DAO memanfaatkan struktur organisasi terdesentralisasi dan pasar prediksi untuk membangun organisasi yang meningkatkan ekosistem Solana dan nilai intrinsik DAO. 

Meta-DAO adalah sebuah eksperimen, dan eksperimen yang menarik. Para ekonom semakin sepakat bahwa institusi berperan penting dalam kesejahteraan masyarakat. Mengembangkan institusi baru yang lebih baik daripada institusi yang sudah ada bukanlah hal mudah. Namun, jika Anda dapat menciptakannya, ada kemungkinan, sekecil apa pun, bahwa institusi tersebut dapat mengubah dunia menjadi lebih baik. Futarchy adalah salah satu kemungkinan tersebut. Meta-DAO dapat meletakkan fondasi bagi masyarakat yang lebih terkoordinasi dan sejahtera. Akankah itu terjadi? Pasarlah yang akan menentukan.

Sumber Daya Tambahan

Berlangganan Helius

Ikuti perkembangan terbaru dalam pengembangan Solana dan dapatkan pembaruan saat kami memublikasikan postingan

Gambar diperbesar