
Semua yang Perlu Anda Ketahui tentang RPC Solana (2023)
Pendahuluan
Sebagai bagian penting dari cara aplikasi terdesentralisasi berinteraksi dengan jaringan blockchain, RPC wajib dipahami oleh siapa pun yang berkecimpung di bidang yang berkembang pesat ini. Baik Anda berfokus pada Solana maupun platform blockchain lainnya, panduan ini akan membekali Anda dengan wawasan penting mengenai peran RPC dalam lingkungan tradisional dan blockchain.
Arti RPC: Apa Kepanjangan dari RPC?
Dalam kripto, semua data yang Anda perlukan tersedia secara on-chain. Data tersebut sepenuhnya terbuka, tanpa memerlukan izin, dan dapat dilihat serta digunakan oleh siapa saja. Jadi, bagaimana cara mengambilnya? Dengan RPC.
RPC — meskipun secara teknis merupakan singkatan dari Remote Procedure Call — sering digunakan sebagai istilah singkat untuk node RPC. Node ini berpartisipasi dalam jaringan blockchain dan menyediakan metode (yang disebut remote procedure call) yang dapat dipanggil oleh developer.
RPC vs API
Dalam pengembangan perangkat lunak tradisional (web2), Anda biasanya mengambil data yang diperlukan melalui API. Anda mungkin menggunakan API Stripe untuk mengelola data pembayaran, Twilio untuk data SMS, Bloomberg untuk data keuangan, Plaid untuk data perbankan, dan sebagainya.
Hal menarik yang perlu diperhatikan adalah data yang Anda cari sering kali dikuasai atau dikendalikan oleh entitas terpusat.
Di sinilah RPC berperan. RPC memungkinkan data terbuka tanpa izin dikirimkan kepada Anda secara efisien tanpa memerlukan penyedia eksternal. Data ini diperoleh langsung dengan melakukan panggilan ke buku besar.
RPC Konvensional vs RPC Blockchain & Kripto
Dalam lingkungan tradisional maupun blockchain, RPC digunakan untuk mengambil data, tetapi kemiripannya sering kali hanya sampai di situ. RPC tradisional beroperasi melalui berbagai protokol dan berinteraksi dengan basis data terpusat, sehingga integritas datanya bergantung pada kepercayaan terhadap satu entitas. Di sisi lain, RPC blockchain umumnya menggunakan HTTP dengan JSON-RPC, mengambil data dari jaringan terdesentralisasi, dan menawarkan keamanan lebih tinggi melalui verifikasi data di beberapa node. RPC tradisional mungkin membatasi akses data, sedangkan RPC blockchain biasanya menawarkan data publik yang terbuka. Selain itu, RPC blockchain, khususnya pada jaringan seperti Solana, dioptimalkan untuk kecepatan dan throughput guna memenuhi kebutuhan real-time aplikasi terdesentralisasi. Memahami perbedaan utama ini dapat memandu interaksi Anda dengan RPC dalam ekosistem blockchain.
RPC Solana
RPC Mainnet Solana
Untuk mendapatkan data dari klaster Mainnet Beta blockchain Solana, Anda harus membuat permintaan JSON-RPC ke node RPC yang berpartisipasi dalam jaringan.
Permintaan JSON-RPC pada umumnya mungkin terlihat seperti berikut:
curl -X POST -H "Content-Type: application/json" -d ' { "jsonrpc": "2.0","id":1,"method":"getBlock", "params": [430, { "encoding": "json", "maxSupportedTransactionVersion":0, "transactionDetails":"full", "rewards":false } ] }Permintaan ini meminta node RPC yang berada di https://api.mainnet-beta.solana.com untuk menjalankan metode RPC getBlock. Node tersebut mengetahui apa yang harus dilakukan saat menerima permintaan ini karena menjalankan client perangkat lunak untuk blockchain Solana.
Dalam praktiknya, hampir tidak ada yang bekerja dengan permintaan JSON-RPC langsung seperti ini (meskipun Anda tentu bisa melakukannya!). Sebagian besar developer lebih suka menggunakan client RPC. Client yang paling umum digunakan adalah library Solana Web3 JS, yang dapat ditemukan di sini. Untuk melihat daftar lengkap metode JSON RPC yang tersedia di Solana, silakan baca dokumentasi resmi.
RPC Devnet Solana
Sebagai alternatif, Anda dapat mengakses klaster Devnet Solana menggunakan RPC Devnet. Solana menyediakan RPC untuk keperluan pengujian yang tersedia di https://api.devnet.solana.com.
Permintaan RPC kita kemudian akan terlihat seperti ini:
curl [<https://api.devnet.solana.com>](<https://api.devnet.solana.com/>) -X POST -H "Content-Type: application/json" -d ' { "jsonrpc": "2.0","id":1,"method":"getBlock", "params": [430, { "encoding": "json", "maxSupportedTransactionVersion":0, "transactionDetails":"full", "rewards":false } ] }Satu-satunya hal yang berubah adalah klaster yang digunakan. Account yang kita kueri mungkin perlu diubah jika account tersebut tidak memiliki transaksi atau informasi di Devnet. Ini karena klaster Devnet tidak berbagi riwayat Mainnet Beta
RPC Ethereum vs RPC Solana
Agar dapat berfungsi, Solana memerlukan jaringan node terdistribusi yang menjalankan client perangkat lunaknya.
Node ini dapat dibagi menjadi dua jenis: validator dan RPC.
Kedua jenis node ini memiliki satu kesamaan penting: keduanya terus memantau blockchain dan menyimpan data (atau state) terbarunya.
Namun, ada satu perbedaan utama di antara keduanya.
Validator adalah node yang memberikan suara (misalnya: "ya, blok ini valid") dan berpartisipasi dalam konsensus.
RPC adalah node yang tidak memberikan suara, tetapi menangani permintaan untuk mengakses data on-chain. Perlu diperhatikan bahwa konfigurasi ini tidak umum ditemukan pada blockchain lain, seperti Ethereum, tempat node validator dan RPC sering kali merupakan node yang sama.
Saat melakukan panggilan RPC, Anda menjalankan prosedur/fungsi pada node yang berpartisipasi dalam blockchain. Karena berpartisipasi dalam jaringan, node tersebut mengetahui data terbaru dan dapat menyediakannya kepada Anda saat diminta.
Helius: Perusahaan RPC Solana
Helius menyediakan akses RPC kelas atas yang menawarkan banyak manfaat bagi developer di Solana.
RPC Helius didukung oleh perangkat keras kelas atas, sehingga aplikasi Anda dapat memberikan performa terbaik secara andal dan tanpa kendala. Kami bangga menyediakan dukungan developer 24/7 terbaik di ekosistem. Ketika sistem Anda mengalami masalah tak terduga atau Anda memiliki pertanyaan tentang fitur mendatang, kami siap membantu seketika.
RPC Solana: Cara Memulai dengan Helius
RPC sangatlah penting — tanpanya, Anda benar-benar tidak dapat berinteraksi dengan blockchain. Karena itu, ada perusahaan yang secara khusus menyempurnakan pengalaman menggunakan RPC. Mesin-mesin ini digunakan secara sangat intensif dan harus mampu bekerja dengan baik di bawah beban tinggi. Penyedia RPC yang baik harus andal, memberikan performa konsisten, dan menyediakan metrik agar pengguna akhir dapat melihat pola penggunaan mereka dari waktu ke waktu.
Di Helius, kami adalah engineer yang berfokus penuh pada Solana dan memiliki misi untuk memberikan pengalaman RPC terbaik bagi semua jenis developer. Anda dapat memulai secara gratis, tanpa perlu mendaftar dengan email atau menggunakan kartu kredit, hanya dengan dua klik.
Artikel ini dimaksudkan sebagai pengantar yang sangat ringkas dan ramah bagi pemula tentang RPC Solana. Anda mungkin sudah mengetahui cukup banyak informasi ini. Berikutnya, kami akan membahas pengoptimalan RPC, berbagai hal yang perlu diperhatikan, dan beberapa topik yang lebih lanjut — terima kasih telah membaca!
Artikel Terkait
Berlangganan Helius
Ikuti perkembangan terbaru dalam pengembangan Solana dan dapatkan pembaruan saat kami memublikasikan postingan


