BARU: Helius mengakuisisi Light Protocol
DoubleZero: Internet yang Lebih Cepat
Blog/Riset

DoubleZero: Internet yang Lebih Cepat

PenelitiLostin di X
Bacaan 16 menit

Pendahuluan

Perjalanan dimulai dari satu kedipan. Sebuah percikan cahaya lahir di tengah luasnya pusat data yang dipenuhi dengung mesin. Sebuah paket—satu transaksi—dikodekan menjadi semburan-semburan kecil. Pulsa-pulsa ini memulai perjalanannya melalui serat yang terdiri dari filamen optik, masing-masing lebih tipis daripada sehelai rambut manusia, membentang melintasi luasnya Samudra Atlantik. Jauh di bawah permukaan, kabel serat ini mengikuti kontur dasar laut, menembus jarak berkilo-kilometer di tengah tekanan ekstrem dan kegelapan total. Namun, cahaya terus melaju dengan presisi tanpa goyah, melintasi benua dalam senyap. Saat Anda membaca ini, perjalanan tersebut berlangsung jutaan kali setiap detik. Inilah tulang punggung tersembunyi konektivitas global—infrastruktur tak terlihat yang menghubungkan impian digital umat manusia, satu pulsa tanpa henti pada satu waktu.

DoubleZero bertujuan mendefinisikan ulang tulang punggung konektivitas yang tak terlihat ini dengan membangun fondasi jaringan serat optik global yang lebih cepat—jaringan yang akan memenuhi kebutuhan generasi baru sistem terdistribusi ber-throughput tinggi dan berlatensi rendah serta ekosistem blockchain, termasuk Solana. Solusi ini mengatasi hambatan mendasar bagi Internet maupun sistem blockchain berperforma tinggi—konektivitas global pada lapisan dasar.

‘Protokol N1’ DoubleZero memperkenalkan infrastruktur netral pada lapisan dasar yang dirancang untuk masa depan sistem terdistribusi berperforma tinggi. Protokol ini membayangkan jaringan permissionless yang didukung kontributor independen, dengan memanfaatkan kabel serat optik khusus dan kabel bawah laut untuk merekayasa ulang lapisan-lapisan dasar model OSI (Lapisan 1, 2, dan 3).

Artikel ini membahas wawasan utama dari whitepaper DoubleZero yang baru dirilis, dengan menyoroti potensi pasar, arsitektur sistem tingkat tinggi, dan model ekonominya. DoubleZero berpotensi memberikan peningkatan performa yang signifikan bagi jaringan seperti Solana. Namun, pada dasarnya DoubleZero bersifat agnostik terhadap blockchain dan dirancang untuk memberikan manfaat transformatif di berbagai industri dan kasus penggunaan. Fleksibilitas ini akan dibahas secara mendetail di sepanjang artikel.

Peluang Pasar

‘Dark fiber’ adalah kabel serat optik yang telah dipasang, tetapi belum digunakan. Kebalikannya adalah ‘lit fiber’—secara harfiah berarti serat yang dilalui cahaya—yaitu kabel serat optik yang sedang digunakan. Organisasi dapat menyewa dan mengelola dark fiber untuk membuat jaringan privat, serta menyewa kapasitas pada lit fiber yang sudah ada.

Sisi Pasokan

Dark fiber dengan kapasitas cadangan yang besar telah dipasang, tetapi saat ini belum beroperasi.

  • 65% serat optik di AS masih berupa dark fiber (Federal Communications Commission, 2007)
  • Cakupan kapasitas serat optik di lokasi-lokasi AS meningkat dari 15% menjadi 46% antara 2015 dan 2023 (Fiber Deployment Annual Report, 2023)
  • 70% rumah tangga di Eropa memiliki koneksi serat optik (FTTH Council Europe, 2024)

Penyedia tautan serat optik yang memiliki tautan kurang dimanfaatkan atau terputus menghadapi tantangan besar untuk memonetisasinya secara mandiri. Menjual layanan untuk setiap rute secara terpisah menimbulkan biaya operasional tinggi untuk mencari pembeli dan menegosiasikan kontrak, sementara nilai setiap tautan tetap terbatas pada rute tertentu. Banyak perusahaan cenderung menyediakan kapasitas secara berlebihan saat membeli atau menyewa serat optik, dengan membangunnya untuk skenario terburuk alih-alih kebutuhan rutin. 

Sisi Permintaan

Hambatan aliran data membatasi performa jaringan terdesentralisasi. Pada blockchain berperforma tinggi, keterbatasan bandwidth dan latensi komunikasi yang tidak dapat diprediksi antarvalidator jauh lebih berpengaruh daripada keterbatasan komputasi. Rute internet publik memperburuk masalah ini karena peruteannya bersifat nondeterministik. Dua tujuan blockchain—bersifat publik dan berperforma tinggi—sering kali bertentangan.

Validator harus menghadapi arus transaksi masuk tanpa henti yang dipenuhi duplikasi dan membeludak akibat spam. Bahkan blockchain dengan performa tertinggi kesulitan menghadirkan pengalaman pengguna seperti Web2 yang diharapkan pengguna dan pengalaman perdagangan yang ditawarkan bursa terpusat profesional.

Industri ini telah memperkenalkan beberapa solusi untuk mengatasi tantangan tersebut, masing-masing dengan keterbatasannya:  ‍

Mempool: Mempool berfungsi sebagai tempat penampungan terpusat untuk transaksi sehingga mengurangi beban penerimaan data pada setiap validator. Namun, mempool menambah latensi dan menyiarkan niat transaksi jauh sebelum transaksi tersebut disertakan, yang berpotensi membuatnya rentan dieksploitasi.  

Quality-of-Service (QoS): Sistem QoS berbobot stake memprioritaskan transaksi dari entitas tepercaya yang memiliki stake. Sayangnya, sistem ini menambah latensi karena adanya langkah proksi untuk menjalankan transaksi melalui node yang memiliki stake. Peserta tanpa akses stake yang memadai akan dikecualikan.

Solusi DoubleZero

DoubleZero membayangkan pembangunan jaringan infrastruktur fisik terdesentralisasi (DePIN) yang terdiri dari tautan dark fiber privat yang kurang dimanfaatkan dan kontribusi operator jaringan besar seperti perusahaan keuangan dan perusahaan telekomunikasi. Pada dasarnya, ini adalah lapisan transportasi mesh yang memfilter dan melayani traffic melalui rute berlatensi rendah dan ber-bandwidth tinggi, sehingga sistem terdistribusi dapat mengirim serta menerima informasi secara efisien. Tautan serat optik yang dikontribusikan secara terpisah digabungkan menjadi jaringan tersinkronisasi yang meningkatkan bandwidth, menurunkan latensi, dan menghilangkan jitter dari komunikasi. Bandwidth khusus ini menyediakan koneksi yang cepat dan dapat diprediksi antar-node jaringan. 

Sebagai ilustrasi, bayangkan perbedaan antara mengandalkan Uber untuk bepergian dari titik A ke titik B dan memiliki pengemudi pribadi. Pengemudi pribadi selalu tersedia sehingga memberikan layanan cepat secara langsung dan dapat diprediksi. Mengandalkan Uber mungkin lebih fleksibel, tetapi akan menimbulkan variasi waktu kedatangan dan potensi keterlambatan, tergantung ketersediaan pengemudi.

Namun, DoubleZero bukan sekadar lapisan transportasi—jaringan ini juga menyediakan layanan pemfilteran dan verifikasi yang dijalankan oleh perangkat jaringan dengan kode sumber terbuka untuk memverifikasi tanda tangan dan menghapus duplikasi data masuk. Transaksi masuk dapat difilter di edge (yaitu menghapus spam dan duplikasi) menggunakan perangkat keras khusus. Hal ini memungkinkan blockchain memanfaatkan sumber daya pemfilteran bersama di seluruh sistem, alih-alih mengharuskan setiap validator menyediakan sumber daya yang memadai. Validator menerima kumpulan transaksi yang jauh lebih kecil dan hanya perlu memverifikasi ulang tanda tangan pada transaksi yang disertakan dalam blok akhir. Pesan keluar dapat dirutekan, dilacak, dan diprioritaskan secara eksplisit untuk meningkatkan efisiensi.

Dalam sistem ini, kita tidak lagi perlu membekali setiap validator dengan sumber daya yang cukup untuk memenuhi permintaan global. Sebaliknya, permintaan tersebut dapat dipenuhi melalui penggunaan infrastruktur bersama sehingga total sumber daya yang dibutuhkan lebih sedikit. Infrastruktur khusus akan digunakan di endpoint serat optik, sehingga perutean traffic, latensi global, dan performa tingkat rendah lainnya akan lebih baik daripada internet publik.

Fokus utama DoubleZero adalah serat optik, baik darat maupun bawah laut. Tautan serat optik modern dapat mendukung ratusan terabit data per detik. Namun, kontributor jaringan juga dapat menyediakan layanan komunikasi lain, seperti teknologi gelombang mikro atau satelit, dan menghubungkannya ke jaringan sebagai aplikasi ‘N2’.

Arsitektur

Anda dapat membayangkan arsitektur jaringan DoubleZero sebagai dua cincin konsentris.

Cincin ingress/egress luar

Berinteraksi dengan internet publik. Perangkat jaringan DoubleZero menggunakan perangkat keras berperforma tinggi untuk memitigasi serangan distributed denial-of-service, memverifikasi tanda tangan, dan memfilter transaksi duplikat.

Cincin aliran data dalam

Server pada cincin dalam membangun konsensus menggunakan traffic yang telah difilter ini melalui jalur bandwidth khusus dengan perutean optimal.

Lapisan fisik jaringan DoubleZero terdiri dari perangkat jaringan pada titik ingress/egress utama dan bandwidth yang disediakan di seluruh jaringan.

DoubleZero Exchange Points (DZX)

DZX memungkinkan konektivitas antara beberapa pusat data dalam satu wilayah metropolitan, serupa dengan cara internet exchange publik menghubungkan berbagai jaringan. Kontributor jaringan menyediakan tautan underlay ini, yang menjadi lapisan transit utama protokol. Exchange point tersebut memungkinkan interkonektivitas yang skalabel, terlepas dari jumlah kontributor yang berpartisipasi dalam DoubleZero.

Tautan Serat Optik

Tautan serat optik menyediakan koneksi berlatensi rendah dan ber-bandwidth tinggi antara berbagai titik di seluruh dunia. Tautan tersebut dapat dimiliki langsung oleh kontributor jaringan atau disewa dari penyedia layanan jaringan besar. Kontributor jaringan menyediakan koneksi ini dan berkomitmen pada service-level agreement untuk kualitas setiap koneksi.

Perangkat Jaringan FPGA

Field-programmable gate array (FPGA) adalah perangkat keras yang dapat diprogram setelah diproduksi untuk menjalankan tugas komputasi tertentu. FPGA dikenal karena fleksibilitas dan performanya yang tinggi, serta umum digunakan dalam aplikasi yang memerlukan pemrosesan data cepat, seperti jaringan, pemrosesan sinyal, dan sistem blockchain.

DoubleZero menggunakan FPGA yang tersedia secara komersial untuk memfilter traffic masuk pada titik ingress utama di edge jaringan. Dibandingkan validator, perangkat FPGA dapat menangani traffic dengan skala beberapa orde magnitudo lebih besar karena menjalankan tugas khusus untuk menghapus spam, menghilangkan duplikasi dari kumpulan transaksi, dan memverifikasi tanda tangan. Satu contoh deployment saja dapat menangani penghapusan duplikasi, pemfilteran, dan verifikasi tanda tangan untuk beberapa Gbps data masuk: hingga satu juta transaksi per detik tanpa latensi.

Skenario: Serangan DDoS

Penggunaan infrastruktur bersama DoubleZero menciptakan arsitektur jaringan yang lebih kokoh dan tangguh sehingga serangan denial-of-service (DoS) jauh lebih sulit dilakukan. Dalam DoubleZero, serangan semacam ini akan membutuhkan traffic sebesar beberapa terabit per detik yang secara bersamaan menyerang banyak lokasi yang tersebar secara geografis. Serangan tersebut tidak lagi ditujukan terhadap satu validator atau bahkan satu blockchain, melainkan terhadap ratusan pusat data dan ISP di seluruh dunia. Agar berhasil, serangan harus beberapa orde magnitudo lebih kompleks dan membutuhkan jauh lebih banyak sumber daya. 

Model Ekonomi

Kita membutuhkan mekanisme yang baik dan insentif yang kuat untuk memastikan kontributor jaringan bersedia menambahkan saluran mereka yang kurang dimanfaatkan dan sistem terdistribusi bersedia menggunakan jaringan yang dihasilkan. Singkatnya, kita membutuhkan model ekonomi baru untuk komunikasi.

Nihar Shah
Nihar Shah
Kepala Ekonom, DoubleZero Foundation

DoubleZero memperkenalkan model ekonomi baru untuk layanan pemfilteran dan perutean di seluruh jaringan global, yang menghubungkan sumber daya serat optik kurang dimanfaatkan dengan sistem terdesentralisasi. Model ini mengubah kontribusi individual menjadi jaringan terintegrasi sehingga menciptakan sistem yang nilainya lebih besar daripada gabungan setiap bagiannya. Bahkan satu tautan serat optik redundan—yang nilainya terbatas jika berdiri sendiri—menjadi komponen penting ketika digabungkan dengan tautan lain dalam kerangka terdistribusi.

‍DoubleZero mengagregasi beragam kontribusi ini dengan memadukan keunggulan jaringan privat (standar terpadu, tetapi jangkauan terbatas) dan jaringan publik (jangkauan luas, tetapi standar terfragmentasi).

Pemasok Serat Optik

DoubleZero memungkinkan perusahaan swasta memonetisasi tautan serat optik kurang dimanfaatkan yang telah mereka beli atau sewa dari penyedia telekomunikasi atau operator jaringan. Dengan mengontribusikan tautan tersebut ke DoubleZero, perusahaan membuka peluang pendapatan baru.

Permintaan Blockchain

Jaringan blockchain dapat memperoleh keunggulan jaringan privat—seperti peningkatan performa dan keandalan—tanpa bergantung pada sistem terpusat atau kontrak jangka panjang.

Dengan DoubleZero, pengguna dapat menyediakan dan memanfaatkan serat optik dengan lancar melalui smart contract berbasis blockchain, sehingga integritas dan transparansi setiap interaksi tetap terjamin.

Jaringan yang Ditentukan oleh Smart Contract

DoubleZero beroperasi menggunakan data terverifikasi yang disimpan dalam smart contract on-chain. Controller permissionless yang diterapkan pada blockchain publik memberi insentif untuk kontribusi baru serta mengelola konfigurasi dan perutean jaringan secara dinamis guna menangani lonjakan permintaan, gangguan layanan, dan kendala lainnya.

Control plane terdistribusi memanfaatkan data ini untuk mencapai konsensus atas keputusan perutean dan penentuan prioritas, sehingga memastikan pengalaman yang transparan dan permissionless bagi kontributor maupun pengguna.

Kontributor terhubung ke jaringan dengan menetapkan service-level agreement yang dikodekan dalam smart contract. Perjanjian ini menentukan parameter utama tautan, seperti lokasi endpoint, bandwidth, latensi, dan ukuran MTU yang sesuai. Sebagai contoh, kontributor yang menyediakan tautan antara Los Angeles dan Singapura dapat berkomitmen menyediakan bandwidth 10 Gbps dengan latensi 85 ms dan MTU 1600. Detail tersebut dan durasi komitmen dicatat dalam smart contract untuk menentukan karakteristik operasional tautan.

DoubleZero memantau dan menguji performa tautan untuk memastikan hanya tautan yang memenuhi ketentuan yang berhak mendapatkan reward. Tautan yang tidak memenuhi ketentuan berisiko didiskualifikasi dari reward dan dapat dihapus dari jaringan. Protokol ini mengandalkan keselarasan internal dan resiprositas di antara para kontributor, yang harus mematuhi service-level agreement dan tetap memiliki insentif untuk saling meminta pertanggungjawaban.

Validator dan pengguna lain dapat memilih layanan dan rute yang telah ditentukan—seperti traffic untuk blockchain Layer 1 tertentu, propagasi state, atau kumpulan validator—atau menyusun kontrak khusus untuk menentukan permintaan perutean tertentu.

Controller terdistribusi menggunakan data smart contract sebagai input untuk menentukan konfigurasi jaringan yang optimal. Aspek utama proses ini adalah menghitung harga secara akurat, sehingga pengguna membayar secara proporsional terhadap beban yang ditimbulkan permintaan mereka pada sistem. Sebagai imbalannya, penyedia memperoleh reward berdasarkan nilai kontribusi mereka bagi jaringan.

DoubleZero membayangkan model harga bertingkat yang memungkinkan pengguna memilih antara akses prioritas dan akses dasar untuk rute tertentu sehingga efisiensi jaringan dapat dioptimalkan. Dengan menawarkan tingkat kustomisasi dan kontrol yang tinggi atas layanannya, DoubleZero memastikan nilai dikembalikan kepada penyedia—keunggulan signifikan dibandingkan internet publik, tempat seluruh traffic diperlakukan sama tanpa memandang prioritas.

Efek Jaringan

Efek jaringan DoubleZero menyerupai industri penerbangan. Karena permintaan terbatas, rute penerbangan individual antara dua kota jarang ditawarkan secara terpisah. Sebaliknya, rute tersebut diintegrasikan ke dalam jaringan maskapai yang lebih besar, terhubung melalui hub, dan berinteraksi dengan rute lain. Jaringan ini menjadi lebih bernilai ketika maskapai bergabung dalam aliansi, memperluas jangkauan secara global, dan meningkatkan nilai setiap rute.  

Dengan mengontribusikan tautan serat optik mereka ke DoubleZero, penyedia memperoleh dua manfaat utama:

  1. Kemudahan Integrasi: Penambahan tautan ke platform berlangsung sederhana dan terstandarisasi. Penyedia hanya perlu memasang dan mengonfigurasi beberapa switch sehingga biaya operasional tetap minimal.
  2. Peningkatan Nilai Tautan: Tautan yang dikontribusikan memperoleh nilai melalui efek jaringan dengan terhubung ke tautan di sekitarnya, memanfaatkan hukum Metcalfe. Tautan yang sebelumnya terisolasi dapat berubah menjadi aset dengan konektivitas tinggi dalam DoubleZero sehingga nilainya jauh lebih besar dibandingkan jika menjadi rute mandiri.

DoubleZero bahkan dapat memanfaatkan tautan redundan, pendek, atau berperforma rendah secara efektif. Meskipun jaringan ini dirancang agar secara keseluruhan berperforma tinggi dan luas, kontribusi tersebut meningkatkan redundansi, menambah kapasitas, dan memperbaiki interkonektivitas secara menyeluruh.

Kasus Penggunaan Blockchain

Aplikasi DoubleZero khusus blockchain mencakup mendukung node RPC, mengoptimalkan sistem MEV, dan meningkatkan performa blockchain Layer 1 maupun Layer 2.

Blockchain L1

Blockchain Layer 1 menghadapi tiga tantangan yang dapat dibantu mitigasinya oleh DoubleZero.

Pemfilteran

DoubleZero memfilter traffic masuk untuk membantu memitigasi serangan distributed denial-of-service, memverifikasi tanda tangan, dan menghapus transaksi duplikat. Memisahkan langkah-langkah ini dari produksi blok, eksekusi, dan konsensus membebaskan sumber daya yang signifikan agar dapat difokuskan pada produksi blok.

Perutean

Dilakukan melalui tautan khusus dengan latensi dan jitter minimal. Hal ini memastikan blok dibangun, dibagikan, dan diratifikasi dengan cepat. DoubleZero diperkirakan akan mendukung multicast sehingga memfasilitasi transmisi data satu-ke-banyak atau banyak-ke-banyak secara bersamaan. Multicast memungkinkan propagasi kompleks untuk transisi state, blok lengkap, atau dalam kasus Solana, streaming shred di seluruh pohon Turbine.

Ketertelusuran

Paket yang melintasi jaringan diharapkan dapat dilacak agar pengguna dapat memverifikasi penyertaan atau pengecualiannya dari komunikasi antarvalidator. Ini merupakan manfaat tambahan dari transparansi perutean traffic bagi sistem yang sensitif terhadap kekhawatiran terkait sensor.

Node RPC

Node RPC menghadapi tiga tantangan yang dapat dimitigasi DoubleZero.

Lonjakan Traffic

RPC sangat rentan terhadap serangan distributed denial-of-service karena menerima aliran transaksi melalui internet publik. Contoh umumnya mencakup airdrop dan mint NFT yang sedang populer.

Penerusan Transaksi

Keandalan pengiriman transaksi sangat penting bagi RPC, terutama untuk transaksi bernilai tinggi yang kompetitif dan sensitif terhadap waktu. Koneksi yang tangguh dan berlatensi rendah dari node RPC ke pemimpin blok atau mempool membantu node RPC menjalankan tanggung jawab tersebut.

Pengambilan Informasi

RPC adalah penyedia utama observabilitas mengenai state saat ini, termasuk saldo dompet dan likuiditas perdagangan. RPC harus menyerap, memvalidasi, dan mengindeks perubahan sedekat mungkin dengan waktu nyata. Koneksi DoubleZero yang tangguh dan berlatensi rendah dari validator ke node RPC dapat memastikan RPC memiliki gambaran blockchain yang mutakhir.

MEV

Sistem MEV sensitif terhadap latensi; bahkan perbaikan kecil pada latensi dan keandalan pengiriman dapat menghasilkan nilai tambahan yang sangat besar. Sistem ini sangat diuntungkan oleh gambaran state jaringan yang lebih mendekati waktu nyata. Dengan data yang lebih baru, sistem dapat menyusun urutan transaksi yang menguntungkan dan membuat blok yang lebih efisien. Sistem MEV yang meneruskan proposal kepada validator dengan cepat dapat memanfaatkan waktu tambahan untuk menemukan urutan yang lebih baik. Sistem MEV memperoleh manfaat dari pengambilan data yang lebih cepat (yaitu operasi baca) serta pengiriman blok atau bundle yang lebih cepat kepada pemimpin saat ini (yaitu operasi tulis).

Blockchain Layer 2

Chain Layer 2 dapat memanfaatkan DoubleZero dengan memfilter transaksi masuk ke sequencer, mengirim atau mengambil informasi dari Layer 1 dengan latensi rendah, dan memverifikasi state terbaru dengan cepat di seluruh kumpulan validator. DoubleZero juga dapat memastikan lapisan ketersediaan data mampu mengimbangi kecepatan chain Layer 2.

Sebagian besar chain Layer 2 ingin mendukung beberapa sequencer yang mengirim transaksi secara bergiliran atau bersamaan untuk mengurangi risiko sentralisasi, sensor, dan liveness. Perubahan arsitektur ini membutuhkan koordinasi yang signifikan antar-sequencer, yang dapat dipercepat oleh DoubleZero.

Konteks Blockchain Lainnya

DoubleZero menawarkan keunggulan dalam konteks blockchain lainnya, termasuk sinkronisasi state, pengindeks, banyak pemimpin, dan ekstensi jaringan.

Onboarding Validator Baru

Agar dapat mengejar state terkini, node validator baru harus menyerap transaksi jauh lebih cepat daripada kecepatan blockchain saat ini. Koneksi ber-bandwidth tinggi DoubleZero membantu mengatasi keterbatasan tersebut dan memudahkan validator baru bergabung ke jaringan. Prinsip yang sama berlaku bagi validator yang tertinggal dari ujung chain dan perlu mengejar ketertinggalan.

Pengindeks

Seperti RPC, pengindeks harus menerima state terbaru dengan cepat agar pengguna akhirnya dapat mengambil keputusan secara cepat dan tepat. Propagasi state melalui DoubleZero mengurangi keterlambatan dalam mengindeks data baru dan menjaga instance pengindeks terdistribusi tetap mutakhir.

Banyak Pemimpin

Banyak blockchain Layer 1 ingin memiliki beberapa pemimpin bersamaan yang secara simultan memproduksi blok di berbagai belahan dunia. Tanpa koordinasi erat antarpemimpin, hal ini dapat dengan cepat menyebabkan transaksi redundan atau kedaluwarsa serta komputasi yang terbuang. Seperti halnya beberapa sequencer pada chain Layer 2, banyak pemimpin pada chain Layer 1 membutuhkan sinkronisasi state global yang cepat, dan DoubleZero dapat memfasilitasinya dengan lebih baik daripada internet publik.

Ekstensi Jaringan

Hampir setiap jaringan memiliki konsep operasi komputasi yang hanya dapat dijalankan pada sebagian validator jaringan karena membutuhkan perangkat keras atau perangkat lunak khusus. Peningkatan bandwidth dan tautan berlatensi lebih rendah dari DoubleZero dapat menguntungkan proyek semacam ini, termasuk ZK prover, workload GPU, dan platform eksekusi asinkron.

Kasus Penggunaan Non-Blockchain

DoubleZero tidak terbatas pada aplikasi blockchain. DoubleZero dapat memberikan manfaat bagi lingkungan apa pun yang memerlukan sistem terdistribusi untuk berkomunikasi dengan cepat, presisi, dan dalam volume besar. Contohnya mencakup jaringan pengiriman konten, aplikasi game, large language model, dan kasus penggunaan perusahaan.

Jaringan Pengiriman Konten (CDN)

CDN baru yang dibangun di atas jaringan DoubleZero dapat berfokus pada kompetensi inti untuk menyediakan konten berdasarkan perkiraan permintaan, sementara pemfilteran dan perutean ditangani oleh protokol.

Salah satu keunggulan utama protokol DoubleZero adalah fleksibilitasnya. Pengguna tidak perlu membuat kontrak sewa yang luas dan berjangka panjang, tetapi dapat menyesuaikan penggunaannya untuk rute serta interval waktu tertentu. Dengan demikian, CDN yang tidak memiliki cakupan di wilayah tertentu atau membutuhkan lebih banyak bandwidth pada koridor utama dapat menggunakan DoubleZero sesuai kebutuhan.

Game Online

Latensi sangat penting bagi game online karena lag ringan sekalipun dapat merusak pengalaman pengguna. Pengembang game menggunakan dua model: peer-to-peer dan server pusat. Dengan tautan khusus dan model penggunaan yang fleksibel, DoubleZero dapat meningkatkan keduanya dengan menstabilkan koneksi dan membuat game lebih menyenangkan.

Large Language Model (LLM)

Menempatkan GPU berukuran besar secara berdampingan dalam satu fasilitas merupakan hal yang sulit. Perusahaan teknologi besar telah merancang sistem untuk mengoordinasikan sumber daya asinkron dan terdistribusi agar dapat melatih model terpadu. Koneksi ber-bandwidth tinggi DoubleZero memungkinkan model dilatih dengan lebih lancar di berbagai fasilitas dan berdasarkan ketersediaan GPU.

Kasus Penggunaan Perusahaan

DoubleZero dapat menawarkan alternatif bagi penawaran standar penyedia cloud, sehingga pengguna dapat membeli dan memanfaatkan bandwidth secara permissionless tanpa terikat sewa atau kontrak. Keunggulan lainnya mencakup pengurangan biaya, penurunan kemacetan ingress/egress pusat data, dan penghindaran ketergantungan pada ekosistem tertentu.

Kesimpulan

DoubleZero adalah salah satu inisiatif paling ambisius dalam industri blockchain saat ini. Visinya adalah membangun internet privat baru yang dirancang untuk sistem terdistribusi modern—termasuk Solana—dan berupaya mendefinisikan ulang infrastruktur yang mendukung teknologi terdesentralisasi.

Dipimpin oleh mantan Kepala Strategi Solana Foundation Austin Federa, CTO Andrew McConnell, dan pakar jaringan data Mateo Ward, DoubleZero diluncurkan dengan dukungan dua tim kontributor inti, Firedancer dan Malbec Labs.

Testnet telah aktif di tujuh kota di seluruh dunia, sementara mainnet akan menambahkan sepuluh wilayah metropolitan lainnya. Saat ini, empat validator Solana (dua Agave dan dua Frankendancer) terhubung ke jaringan DoubleZero dalam kapasitas pengujian. Mereka sedang membuka lowongan.

Terima kasih kepada 0xIchigo, Brady Werkheiser, Andrew McConnell, dan Austin Federa yang telah meninjau versi awal tulisan ini.

Berlangganan Helius

Ikuti perkembangan terbaru dalam pengembangan Solana dan dapatkan pembaruan saat kami memublikasikan postingan

Gambar diperbesar